Penjualan Melambat, Geely Berhasil Geser BYD sebagai Merek Terlaris di China

Geely berhasil mengalahkan BYD, sebagai merek terlaris di pasar China, untuk Januari 2026

oleh Arief AszhariDiterbitkan 17 Februari 2026, 18:16 WIB
Geely Percepat Ekspansi Global dengan Strategi Ini (ist)

Liputan6.com, Jakarta - Geely, berhasil melampaui BYD dalam total penjualan mobil penumpang pada Januari 2026, di tengah melambatnya pasar otomotif domestik China. Data terbaru menunjukan, Geely mencatatkan 210.000 unit retail sales dan 270.000 unit wholesales, jauh di atas BYD yang hanya mencapai 94.000 retail sales pada periode yang sama.

Disitat dari Carnewschina, Selasa (17/2/2026), Geely berada di puncak daftar produsen dengan penjualan 210.000 unit, diikuti FAW-Volkswagen di posisi kedua dan BYD di tempat ketiga.

Pencapaian ini terjadi meski Geely mencatatkan penurunan retail sales sekitar 12,6 persen dibandingkan Januari tahun lalu, sementara BYD turun drastis lebih dari 50 persen.

Menariknya, startup mobil listrik baru HIMA, yang berada di bawah naungan Huawei, menembus daftar 10 besar pabrikan di Tiongkok untuk pertama kali dengan pertumbuhan retail sales mencapai 65,5 persen secara tahunan. Keberhasilan HIMA ini menunjukkan persaingan di segmen kendaraan energi baru (NEV) semakin ketat.

Secara keseluruhan, total penjualan retail mobil penumpang di China pada Januari 2026 mencapai 1,544 juta unit, turun sekitar 13,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan penjualan ini mencerminkan perlambatan pasar otomotif di negara dengan basis pasar terbesar di dunia tersebut.

Di sisi wholesales, Geely masih memimpin dengan 270.000 unit, disusul BYD di posisi kedua dan Chery di tempat ketiga. Tiga pemain ini bersama-sama menguasai lebih dari 30 persen pangsa pasar wholesales. Selain itu, beberapa merek lain seperti SAIC dan Tesla China juga menunjukkan pertumbuhan wholesales yang positif.

Langkah Geely memperkuat posisinya ini, sejalan dengan rencana peluncuran satu hingga dua model baru setiap kuartal sepanjang 2026, dengan target penjualan tahunan mencapai 3,45 juta unit.

Pakai Platform Geely, Renault Filante Resmi Mengaspal di Korea Selatan

Renault resmi memperkenalkan Renault Filante, SUV hybrid crossover terbesar di jajaran lini produknya untuk pasar Korea Selatan. Model ini, dibangun melalui kerja sama dengan Geely.

Disitat dari Carnewschina, Renault Filante dibangun di atas arsitektur modular CMA milik Geely, yang juga menjadi basis dari beberapa model lain, seperti Volvo XC40 dan Geely Monjaro.

Dengan panjang 4.915 mm, lebar 1.890 mm, dan tinggi 1.635 mm, SUV ini menjadi kendaraan terbesar yang pernah dipasarkan oleh Renault.

Secara desaiin, Renault Filante tampil dengan garis bodi rendah, bumper bergaya sporty, serta gril tanpa bingkai lengkap dengan lampu LED tajam.

SUV ini tersedia dalam lima pilihan warna bodi, yaitu Satin Universe White, Satin Forest Black, Cloud Pearl, Urban Gray, dan Metallic Black.

Bagian interior, Renault Filante menonjolkan teknologi modern, dengan tiga layar 12,3 inci di konsol tengah, salah satunya khusus untuk penumpang depan serta sebuah head-up display augmented reality berukuran 25,6 inci.

Renault juga menyematkan fitur asistensi suara berbasis AI, pembatalan kebisingan aktif, serta paket bantuan berkendara dengan fungsi emergency steering.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya