Empat Kapal Wisata Terbakar di Marina Labuan Bajo NTT

Api dengan cepat membesar dan melahap tiga kapal wisata tersebut. Satu kapal lainnya mengalami kerusakan ringan di bagian dinding belakang.

oleh Ola KedaDiterbitkan 13 Februari 2026, 11:22 WIB
Kapal terbakar di Labuan Bajo. (Liputan6.com/Ola Keda)

Liputan6.com, Jakarta - Empat kapal wisata terbakar di kawasan Marina, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Jumat (13/2/2026) sekira pukul 01.40 WITA.

"Kami dapat laporan dari anggota Satpol PP sekitar pukul 02.06 WITA," kata petugas piket Damkar Manggarai Barat Nandes saat dikonfirmasi liputan6.com, Jumat (13/2/2026).

Kebakaran itu menghanguskan tiga kapal milik Aris, yakni KM Pokemon 1, KM Pokemon 2, dan KM Pokemon 3. Selain itu, satu kapal milik Alfian bernama KM Alfaiz juga ikut terbakar.

Salah satu kapal diketahui baru saja bersandar di pelabuhan setelah melakukan perjalanan dari Pulau Kelor, Kamis (12/02) pukul 18.00 WITA. Saat kebakaran, semua kru sudah kembali ke rumah masing-masing.

Api dengan cepat membesar dan melahap tiga kapal wisata tersebut. Satu kapal lainnya mengalami kerusakan ringan di bagian dinding belakang. Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekira pukul 02.12 WITA. Sebanyak 11 personel dikerahkan untuk memadamkan api.

"Kami kerahkan 1 unit mobil pemadam kebakaran dan 1 unit mobil suplai," ujar komandan regu Damkar-Satpol-PP Manggarai Barat Paskalis.

Petugas juga dibantu dengan enam buah apar milik KSOP Labuan Bajo dan satu alat sedot air. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 03.10 WITA. Namun, keempat kapal sudah dalam kondisi rusak parah.

"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," imbuh Paskalis.

Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Labuan Bajo Stefanus Risdiyanto membenarkan kejadian tersebut.

“Masih ada badan kapal yang tiga, yang satu hanya sebagian kecil dinding yang terbakar,” ujarnya.

Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Polisi masih melakukan olah TKP untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya