Mendagri: 11 Daerah Terdampak Bencana di Sumatra Masih Butuh Atensi Khusus, Terbanyak di Aceh

Dari 52 kabupaten/kota yang terdampak bencana di tiga provinsi, 37 daerah atau sekitar 70 persen telah kembali normal dalam waktu sekitar dua bulan.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 11 Februari 2026, 15:10 WIB
Konferensi pers Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera di Kemendagri, Rabu (11/2/2026) (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyatakan masih terdapat 11 kabupaten/kota di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra yang hingga saat ini masih membutuhkan atensi khusus dalam penanganan pascabencana. Dari jumlah tersebut, wilayah terbanyak berada di Aceh.

“Ada beberapa daerah yang memerlukan atensi khusus yaitu Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, kemudian Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tengah. Ini menjadi atensi kita yang paling utama,” kata Tito dalam konferensi pers Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera di Kemendagri, Rabu (11/2/2026).

Menurut Tito, dari 23 kabupaten/kota yang ada di Aceh 18 di antaranya terdampak bencana. Saat ini, 10 kabupaten/kota sudah kembali normal. Sedangkan, yang mendekati normal ada dua, yaitu Bener Meriah dan Gayo Luwes.

Tito menambahkan, meskipun Kabupaten Gayo Luwes masuk dalam kategori mendekati normal, daerah tersebut tetap akan mendapatkan perhatian pemerintah.

“Meskipun Gayo Luwes juga ingin masuk yang atensi, enggak apa-apa nanti kita akan berikan atensi,” kata dia.

 

Sumbar dan Sumut

Lalu, di Sumatra Barat, dari 19 kabupaten/kota terdampak, masih terdapat dua daerah yang membutuhkan atensi khusus, yakni Kabupaten Agam dan Padang Pariaman, terutama terkait pengungsian dan sekolah.

“Terutama masalah pengungsian, kemudian sekolah dan lain-lain,” ujar Tito.

Sementara di Sumatera Utara, juga terdapat dua daerah yang masih memerlukan atensi khusus, yakni Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara.

 

70 Persen Kembali Normal

Secara keseluruhan, dari 52 kabupaten/kota yang terdampak bencana di tiga provinsi, 37 daerah atau sekitar 70 persen telah kembali normal dalam waktu sekitar dua bulan.

“Artinya ada yang sudah kembali normal itu dari 52 itu ada 37. Jadi kalau kita persentasekan ya itu lebih kurang 70 persen kabupaten kota dari 52 kabupaten kota itu sudah kembali normal dalam waktu sekitar dua bulan,” kata Tito.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya