Pep Guardiola Peringatkan Arsenal, Perburuan Gelar Liga Inggris Belum Selesai

Pep Guardiola menilai Manchester City masih bisa mengejar Arsenal di Liga Inggris. Ia menyebut banyak hal bisa terjadi dalam 13 laga tersisa.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 09 Februari 2026, 18:03 WIB
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, merayakan kemenangan atas Nottingham Forest pada laga pekan ke-18 Premier League di Stadion The City Ground, Sabtu (27/12/2025). (Joe Giddens/PA via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Pep Guardiola menegaskan persaingan gelar Liga Inggris masih terbuka setelah Manchester City memangkas jarak dengan Arsenal. Guardiola melihat peluang timnya tetap hidup di sisa musim.

Manchester City menang 2-1 di markas Liverpool pada Minggu (8/2/2026) malam WIB untuk menjaga tekanan pada puncak klasemen. Kemenangan itu membuat selisih dengan Arsenal menjadi enam poin.

Gol Bernardo Silva dan Erling Haaland di enam menit terakhir membalikkan keadaan setelah Dominik Szoboszlai sempat membawa Liverpool unggul. City juga mencatatkan kemenangan kandang tandang atas Liverpool untuk pertama kali dalam 89 tahun.

Hasil tersebut membuka peluang City memangkas jarak menjadi tiga poin jika mengalahkan Fulham pada tengah pekan ini. Arsenal sendiri dijadwalkan bertandang ke markas Brentford.


Banyak Hal Bisa Terjadi dalam Perburuan Gelar

Namun, wasit VAR John Brooks menjelaskan bahwa pelanggaran Haaland menjadi titik awal, karena gol tidak dapat disahkan setelah pelanggaran jelas dilakukan oleh penyerang. (AP Photo/Jon Super)

Kemenangan di Anfield membuat City tetap berada dalam jalur persaingan juara. Guardiola menilai tekanan di fase akhir musim bisa mengubah situasi.

Menurut dia, jadwal padat dan persaingan tim lain juga berpengaruh. City masih harus menghadapi berbagai kompetisi selain liga.

"Kami tertinggal enam poin. Oke, itu jarak yang besar, tetapi banyak hal bisa terjadi, jadi lebih baik mengamankan tiga poin," kata Guardiola.

"Siapa yang tahu enam poin cukup atau tidak, masih ada 13 laga, Piala FA akan datang, final Carabao Cup juga, Liga Champions kembali pada Maret, cedera bisa terjadi, ada tim berebut tiket Eropa dan tim berjuang dari degradasi; dari pengalaman 13 laga itu waktu yang panjang, fase ini sulit, yang penting kami tetap di sana, menekan Arsenal, memanfaatkan jika mereka terpeleset, dan kami harus mengalahkan mereka di kandang," tutur Guardiola.


Komentar Guardiola soal Keputusan VAR

Szoboszlai dan Haaland yang saling tarik menarik jersey saat berebut bola tendangan Rayan Cherki ke gawang Liverpool yang ditinggal sang kiper, berujung kartu merah untuk Szoboszlai dan dianulirnya gol dari Manchester City. (AFP/Paul Ellis)

Laga di Anfield juga diwarnai kontroversi pada menit akhir. Gol jarak jauh Rayan Cherki dianulir setelah tinjauan VAR terkait duel Haaland dan Szoboszlai.

Wasit kemudian memberi tendangan bebas untuk City dan kartu merah kepada Szoboszlai. Guardiola memiliki pandangan berbeda atas keputusan tersebut.

"Masuk akal, bukan? Berapa banyak tarikan di permainan yang dibiarkan wasit," ujar Guardiola.

"Seharusnya gol disahkan, lanjutkan saja permainan dan biarkan Szoboszlai tetap bermain," ucap Guardiola.


Persaingan Panas di Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya