Klub MLS Bisa Merekrut Cristiano Ronaldo?

Klub-klub Major League Soccer (MLS) menghadapi tantangan besar untuk merekrut megabintang Cristiano Ronaldo.

oleh ThomasDiterbitkan 07 Februari 2026, 22:00 WIB
Pemain Al-Nassr, Cristiano Ronaldo melakukan selebrasi setelah mencetak gol penyeimbang 1-1 ke gawang Abha melalui ekseksusi tendangan bebas pada laga pekan ke-21 Liga Pro Arab Saudi 2022/2023 di Mrsool Park, Riyadh, Minggu (19/03/2023) WIB. Laga dimenangkan oleh Al-Nassr dengan skor 2-1. (Twitter/@AlNassrFC)

Liputan6.com, Jakarta - Rumor mengenai masa depan megabintang sepak bola, Cristiano Ronaldo, kembali memanas setelah spekulasi ketidakpuasannya di Al Nassr mencuat. Pemain berusia 41 tahun ini dikabarkan mempertimbangkan opsi untuk meninggalkan klub Arab Saudi tersebut, dengan Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat disebut-sebut sebagai salah satu destinasi potensial.

Meskipun gagasan untuk melihat "tarian terakhir" antara Ronaldo dan Lionel Messi di lapangan yang sama di MLS sangat menarik bagi penggemar, realitas finansial dan regulasi liga membuat skenario ini nyaris mustahil terwujud.

Beberapa faktor utama menjadi penghalang besar bagi klub-klub MLS untuk merekrut peraih lima Ballon d'Or ini, mulai dari gaji yang sangat tinggi hingga aturan batas gaji yang ketat di liga Amerika tersebut.


Gaji Fantastis yang Tak Terjangkau

Cristiano Ronaldo, selebrasi setelah mencetak gol buat Al Nassr melawan Al Raed di King Abdullah Sport City Stadium, Jumat dini hari WIB. Al Nassr menang 2-1. (31-1-2025). (Bola.com/X Al Nassr)

Salah satu hambatan terbesar bagi klub MLS untuk merekrut Cristiano Ronaldo adalah gajinya yang sangat fantastis di Al Nassr. Ia dilaporkan menerima sekitar $4,73 juta setiap minggu, atau sekitar $246 juta per tahun, belum termasuk bonus yang bisa mencapai $50 juta per tahun.

Angka ini menjadikan Ronaldo salah satu pemain dengan bayaran tertinggi dalam sejarah sepak bola. Sebagai perbandingan, Lionel Messi, yang juga merupakan bintang besar di MLS, memiliki pendapatan sekitar $20,4 juta per tahun setelah perpanjangan kontraknya dengan Inter Miami pada Oktober 2025.

Gaji Ronaldo yang mencapai sekitar €33,34 juta (sekitar Rp 634 miliar) setiap bulannya dari Al Nassr, atau €7,6 juta (sekitar Rp 144 miliar) per minggu, jauh melampaui kemampuan finansial klub-klub MLS. Bahkan, pendapatan tahunan Messi di MLS kurang dari setengah bonus tahunan Ronaldo saja.


Batas Gaji MLS dan Aturan Pemain yang Ditunjuk

Major League Soccer dikenal dengan sistem batas gaji (salary cap) yang ketat, dirancang untuk menjaga keseimbangan kompetitif antar tim. Aturan ini membatasi jumlah total gaji yang dapat dibayarkan klub kepada pemainnya.

Meskipun ada pengecualian melalui aturan "Designated Player" (DP) yang memungkinkan setiap klub merekrut hingga tiga pemain dengan gaji di atas batas liga, gaji Ronaldo yang sangat tinggi kemungkinan besar tetap melebihi kemampuan klub MLS, bahkan untuk slot DP.

Lanjut Baca:

Sebagai contoh, Inter Miami, klub Lionel Messi, telah mengisi ketiga slot DP mereka dengan Lionel Messi, Sergio Busquets, dan Jordi Alba. Ini berarti klub tersebut tidak dapat merekrut pemain lain dengan gaji di atas batas kecuali mereka melepas salah satu pemain DP yang ada atau menawarkan gaji yang sesuai dengan batas standar liga.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya