Proliga 2026: Ganti Pemain Asing, Bandung bjb Tandamata Mati-Matian Demi Final Four

Di tengah ketatnya persaingan, Bandung bjb Tandamata Ganti Pemain Asing di Proliga 2026, menghadirkan Giulia Angelina sebagai amunisi baru untuk meningkatkan pe

oleh ThomasDiterbitkan 06 Februari 2026, 19:07 WIB
Pemain Bandung bjb Tandamata beraksi di Proliga 2026

Liputan6.com, Jakarta - Persaingan di Proliga 2026 semakin sengit. Bandung bjb Tandamata pun tidak mau tergelincir saat melawan Jakarta Electric PLN Mobile (JEP) di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, Sabtu (07/02/26), 16.00 WIB. Kemenangan jadi harga mati demi mencapai final four.

Setelah selesainya seri Gresik, Bandung bjb Tandamata masih punya peluang bagus menembus final four. Tim asuhan Risco itu tertahan di urutan keempat klasemen sementara kelompok putri dengan sembilan poin dari tujuh pertandingan, sama dengan Jakarta Popsivo Polwan (JPP).

Bandung bjb Tandamata hanya unggul rasio set kemenangan dari JPP di posisi kelima. Artinya, pekerjaan berat bakal menanti Cindy Tiara Berliyan dan kawan-kawan apabila gagal membawa pulang poin maksimal dari Malang. Bersama JPP, hasil maksimal yang bisa dicapai Bandung bjb Tandamata di seri kali ini, adalah tiga poin.

Sedangkan poin maksimal yang bisa diraih kelima tim lainnya, yakni JEP, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPP), Jakarta Pertamina Enduro (JPE), Jakarta Livin' Mandiri (JLM) serta Medan Falcons (MFN) adalah enam angka. Saat ini GPP hanya butuh satu kemenangan lagi untuk memastikan lolos ke final four setelah memimpin klasemen dengan 20 poin.

Sementara JPE di urutan kedua dengan 15 poin, disusul JEP dengan 11 poin. Sedangkan JLM di urutan keenam dengan tujuh poin, diikuti MFN sebagai juru kunci dengan satu poin. Artinya, ketiga tim yakni GPP, JPE, dan JEP berpotensi menjauh jika ketiganya bisa menyapu kemenangan di dua pertandingan yang mereka lakoni.

Ketiga tim di bawah Bandung bjb Tandamata, yakni JPP, JLM, dan MFN, berpotensi mendekat, bahkan menyalip mereka, apabila kemenangan tak juga menghampiri Cindy dan kawan-kawan. Untuk itu, tak ada kata lain, selain menang bagi tim asuhan Risco pada laga-laga berikutnya jika tak ingin terlempar dari ketatnya persaingan menuju final four. Untuk itu, pemulihan mental serta mengembalikan rasa percaya diri para pemain, jadi fokus utama Bandung bjb Tandamata. Maklum, Cindy dan kawan-kawan baru 'terluka' akibat kekalahan berturut-turut, tanpa memetik satu set kemenangan.

Lanjut Baca:

Pertama, saat takluk 0-3 (15-25, 29-31, 23-25) dari GPP di Bandung. Kedua, menyerah 0-3 (17-25, 20-25, 18-25) dari JPE di Gresik. "Dua kali kekalahan tentunya sangat mengecewakan kami. Itu jadi bahan evaluasi secara menyeluruh," ungkap Manajer tim Bandung bjb Tandamata, Drs. Asep Sukmana, M. Si menanggapi kekalahan beruntun yang dialami Cindy dan kawan-kawan. Namun Asep menegaskan bahwa hal itu tak menyurutkan semangat tim dalam memburu kemenangan di laga-laga berikutnya. Setelah seri Malang, masih ada seri Bojonegoro, dan Sentul yang bisa mereka maksimalkan dalam perburuan poin. Namun, untuk bisa mengalahkan JEP, tampaknya bukan perkara mudah. Tim dibawah naungan BUMN itu belum pernah kalah dari Bandung bjb Tandamata selepas Proliga 2023. Artinya, JEP selalu bisa mengalahkan Bandung bjb Tandamata dalam lima pertemuan secara berturut-turut. Catatan positif itu jelas membuat JEP berada 'di atas angin' jelang bentrokan di Malang. Ironisnya, kemenangan terakhir yang diraih Bandung bjb Tandamata atas JEP terjadi saat masih ditangani Alim Suseno pada 2023 lalu. Itu pastinya menyisahkan 'rasa penasaran' bagi tim asuhan Risco yang pernah 'nyaris menang' atas JEP di Medan, 17 Januari lalu. Namun keberuntungan masih memihak JEP yang bisa menyudahi laga dengan skor 3-2 (20-25, 25-23, 25-27, 25-18, 15-13).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya