Liputan6.com, Washington, DC - Bill Gates mengaku menyesali setiap menit waktu yang pernah ia habiskan bersama predator seksual Jeffrey Epstein. Pengakuan itu muncul setelah mantan istrinya, Melinda Gates, menyatakan masih ada pertanyaan yang harus dijawab terkait hubungan Gates dengan terpidana pelaku kejahatan seksual tersebut.
Pernyataan Gates muncul setelah Kementerian Kehakiman Amerika Serikat, pekan lalu, merilis kumpulan dokumen terbaru terkait penyelidikan terhadap Epstein atau yang dikenal dengan sebutan Epstein Files. Dokumen-dokumen itu mencakup email antara Epstein dan sejumlah tokoh terkemuka, yang kerap mengungkap hubungan pertemanan yang hangat, dugaan transaksi keuangan ilegal, serta foto-foto pribadi.
Advertisement
Dalam salah satu draf email yang terdapat di dalam dokumen tersebut, Epstein menuding Gates terlibat dalam hubungan di luar pernikahan. Epstein menulis bahwa hubungannya dengan Gates mencakup berbagai hal, mulai dari "membantu Bill mendapatkan obat-obatan untuk menghadapi konsekuensi hubungan seks dengan perempuan Rusia hingga memfasilitasi pertemuan gelapnya dengan perempuan-perempuan yang telah menikah".
"Setiap menit yang saya habiskan bersama dia, saya menyesalinya, dan saya meminta maaf," ujar Gates, salah satu orang terkaya dunia, dalam wawancara dengan 9News Australia yang ditayangkan pada Rabu (4/2/2026).
Gates membantah keras isi draf email tersebut.
"Email itu tidak pernah dikirim. Email itu tidak benar," katanya. "Saya tidak tahu apa yang ada dalam pikirannya saat menulis itu. Apakah dia mencoba menyerang saya dengan cara tertentu?"
Seorang juru bicara Gates juga mengeluarkan pernyataan serupa setelah jutaan dokumen baru terkait penyelidikan terhadap Epstein dipublikasikan.
"Satu-satunya hal yang ditunjukkan oleh dokumen-dokumen ini adalah rasa frustrasi Epstein karena tidak memiliki hubungan yang berkelanjutan dengan Gates, serta sejauh mana upaya yang ia lakukan untuk menjebak dan mencemarkan nama baik," tutur juru bicara tersebut.
Jawaban Melinda Gates
Sementara itu, Melinda mengatakan kepada National Public Radio (NPR) bahwa rilis dokumen tersebut membangkitkan kembali "kenangan akan masa-masa yang sangat, sangat menyakitkan dalam pernikahan saya".
"Bagi saya secara pribadi, setiap kali detail-detail itu muncul, rasanya sangat berat," kata Melinda.
Ia menambahkan, "Pertanyaan apa pun yang masih tersisa tentang hal tersebut—saya bahkan tidak bisa mulai memahami semuanya—pertanyaan-pertanyaan itu adalah untuk orang-orang yang terlibat dan juga untuk mantan suami saya. Mereka yang harus menjawab hal-hal itu, bukan saya."
Bill Gates dan Melinda resmi bercerai pada 2021.
Dalam wawancara yang sama dengan 9News, Bill Gates menjelaskan bahwa ia pertama kali bertemu Epstein pada 2011 dan sempat makan malam beberapa kali dengannya selama kurun waktu tiga tahun. Namun, ia menegaskan tidak pernah mengunjungi pulau pribadi Epstein di Karibia dan tidak pernah memiliki hubungan dengan perempuan-perempuan yang disebutkan.
"Fokusnya selalu pada klaim bahwa dia mengenal banyak orang yang sangat kaya dan dia mengatakan bisa mengajak mereka menyumbang untuk kesehatan global. Jika dilihat kembali sekarang, itu adalah jalan buntu," sebut Gates.
Epstein Files menegaskan bahwa tercantumnya nama seseorang dalam dokumen-dokumen yang dirilis tidak serta-merta berarti adanya pelanggaran hukum. Namun, dokumen itu mengungkap berbagai keterkaitan antara Epstein dan tokoh-tokoh publik, yang sebelumnya sering kali meremehkan atau bahkan menyangkal hubungan mereka dengan Epstein.
Epstein sudah meninggal. Ia ditemukan tewas di sel penjaranya di Metropolitan Correctional Center, New York, pada 10 Agustus 2019. Hasil autopsi resmi menyatakan ia meninggal karena bunuh diri dengan cara gantung diri saat menunggu persidangan kasus perdagangan seks anak di bawah umur.