Lepas Indonesia Ungkap Hasil Evaluasi Internal Unit Test LEPAS L8 yang Bermasalah

Kegiatan bertajuk LEPAS L8 Driving Control Challenge yang digelar Lepas Indonesia dirancang sebagai pengalaman berkendara di luar penggunaan harian normal.

oleh Septian PamungkasDiterbitkan 06 Februari 2026, 09:11 WIB
LEPAS L8 saat melewati speed bum dengan kecepatan tinggi. (dok. Lepas Indonesia)

Liputan6.com, Jakarta - Kontroversi yang sempat mengemuka terkait insiden pada ajang LEPAS L8 Driving Control Challenge akhirnya mendapat klarifikasi resmi dari Presiden Direktur Chery Group Indonesia, Zeng Shuo. Dalam hasil evaluasi internal mendalam, LEPAS Indonesia mengungkap fakta bahwa masalah yang terjadi hanya terbatas pada satu unit saja dari fase produksi awal.

Insiden yang terjadi pada 29 Januari 2026 di event tersebut memicu perhatian publik. Namun Zeng Shuo menegaskan bahwa kendaraan yang mengalami masalah tersebut merupakan bagian dari proses validasi internal LEPAS, bukan unit produksi massal untuk konsumen.

"Hasil evaluasi menunjukkan bahwa temuan tersebut terjadi pada satu unit dari fase produksi awal yang telah digunakan dalam rangkaian penggunaan evaluatif internal sebagai bagian dari proses validasi standar LEPAS. Kondisi ini terbatas pada satu unit dan tidak merepresentasikan kondisi, performa, maupun karakter keseluruhan lini produk LEPAS L8," ujar Presiden Direktur Chery Group Indonesia, Zeng Shuo dalam keterangan resminya.

Unit Konsumen Aman dengan Spesifikasi Terbaru

Zeng Shuo menambahkan bahwa semua unit LEPAS L8 yang telah diproduksi untuk pengiriman kepada konsumen menggunakan spesifikasi komponen terbaru yang telah melalui proses penyempurnaan berkelanjutan. Bahkan unit-unit lain yang digunakan dalam event tersebut juga sudah mengadopsi standar kualitas terbaru.

"Unit-unit lain yang digunakan dalam kegiatan tersebut, serta seluruh kendaraan LEPAS L8 yang diproduksi untuk pengiriman kepada konsumen, telah menggunakan spesifikasi komponen terbaru yang dikembangkan melalui proses penyempurnaan berkelanjutan dan telah memenuhi standar kualitas serta keselamatan LEPAS," tegasnya.

 

Evaluasi Jadi Komitmen Kualitas LEPAS

LEPAS L8, SUV NEV Premium dengan berbagai keunggulan. ©LEPAS

Menurut Zeng Shuo, evaluasi cepat yang dilakukan pasca-insiden merupakan bagian dari komitmen LEPAS untuk menjaga konsistensi kualitas dan keandalan produk. Setiap temuan, termasuk yang terjadi di event tersebut, dijadikan momentum untuk memperkuat proses produksi dan pengendalian mutu.

"Evaluasi ini merupakan bagian dari komitmen LEPAS untuk memastikan konsistensi kualitas, keandalan produk, dan kesiapan kendaraan sebelum diserahkan kepada konsumen. Setiap masukan dan temuan dimanfaatkan untuk memperkuat proses produksi dan pengendalian mutu, demi menghadirkan pengalaman berkendara yang aman, nyaman, dan berkelas," lanjutnya.

Zeng Shuo menegaskan bahwa LEPAS tidak akan mengorbankan standar keselamatan demi apapun. Klarifikasi ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran konsumen potensial dan memperkuat kepercayaan terhadap kualitas produk LEPAS.

"LEPAS tetap berkomitmen penuh untuk menjaga standar kualitas dan keselamatan tertinggi di setiap tahap pengembangan produk serta pada setiap kendaraan yang diterima oleh konsumen," tutup Zeng Shuo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya