Skuad Real Madrid Masih Ragukan Alvaro Arbeloa, Dianggap Hanya Pelatih Sementara

Sejumlah pemain senior Real Madrid dikabarkan masih memandang Alvaro Arbeloa sebagai solusi sementara, bukan sosok jangka panjang.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 04 Februari 2026, 23:05 WIB
Pelatih kepala Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyaksikan pertandingan La Liga Spanyol antara Real Madrid dan Levante dari pinggir lapangan di Madrid, Spanyol, Sabtu, 17 Januari 2026. (AP Photo/Jose Breton)

Liputan6.com, Jakarta - Posisi Alvaro Arbeloa sebagai pelatih Real Madrid belum sepenuhnya aman. Meski baru beberapa waktu menukangi Los Blancos, keraguan dari dalam ruang ganti mulai terdengar.

Sejumlah pemain senior dikabarkan masih memandang Arbeloa sebagai solusi sementara, bukan sosok jangka panjang di bangku cadangan Santiago Bernabeu.

Awal masa kepelatihan Arbeloa memang berjalan naik turun. Ia langsung menelan pil pahit setelah Real Madrid tersingkir dari Copa del Rey usai kalah mengejutkan dari Albacete.

Performa di Liga Champions juga belum sepenuhnya meyakinkan, dengan Madrid sempat keluar dari delapan besar. Namun di sisi lain, Arbeloa berhasil memangkas jarak dengan Barcelona di La Liga hingga tinggal satu poin.

Atmosfer ruang ganti disebut membaik sejak pergantian pelatih. Laporan sebelumnya menyebut ketegangan yang sempat muncul di era Xabi Alonso mulai mereda.

Manajemen klub bahkan menilai keputusan mengganti pelatih sudah tepat. Arbeloa dikenal berusaha membangun kedekatan dengan para pemain, meski sebagian pihak menilai pendekatan tersebut terkesan berlebihan.


Keputusan Pemilihan Pemain Jadi Sorotan

Pelatih kepala Real Madrid Alvaro Arbeloa mengamati jalannya pertandingan pada laga babak 16 besar Copa del Rey antara Albacete dan Real Madrid, di Albacete, Spanyol, Kamis, 15 Januari 2026. (AP Photo/Jose Breton)

Meski suasana internal lebih kondusif, sejumlah keputusan Arbeloa justru menimbulkan tanda tanya. Kekalahan 2-4 dari Benfica menjadi salah satu contohnya.

Beberapa pemain disebut heran mengapa Dani Ceballos tidak diturunkan sama sekali, sementara Arbeloa justru memasukkan pemain muda Castilla, Jorge Cestero, di menit-menit akhir.

Situasi itu tak luput dari perhatian para pemain senior. Mereka dikabarkan menyampaikan ketidakpuasan secara langsung kepada sang pelatih. Isyarat kompromi terlihat pada laga berikutnya melawan Rayo Vallecano, saat Ceballos akhirnya dimainkan sejak awal babak kedua.


Taktik Dinilai Belum Memberi Dampak

Ia meminta skuad Los Blancos untuk memenangkan duel panas melawan wakil Portugal itu. Tampak dalam foto, pelatih Real Madrid asal Spanyol, Alvaro Arbeloa (tengah) berkumpul dengan para pemain selama sesi latihan jelang matchweek kedelapan Liga Champions 2025-2026 melawan SL Benfica di stadion Luz, Lisbon pada Selasa 27 Januari 2026. (FILIPE AMORIM/AFP)

Selain soal rotasi pemain, aspek taktik juga menjadi bahan diskusi panas. Skuad Real Madrid disebut belum melihat perubahan signifikan dalam pendekatan permainan. Harapan terhadap sentuhan baru dari Arbeloa dinilai belum terwujud.

Ketegangan tersebut bahkan terlihat usai kemenangan 2-1 atas Rayo Vallecano. Konferensi pers Arbeloa tertunda cukup lama karena adanya diskusi panjang dan intens dengan para pemain. Perbedaan pandangan soal pergantian pemain dan strategi menjadi pemicunya.


Dipandang Bukan Opsi Jangka Panjang

Pelatih Real Madrid asal Spanyol, Alvaro Arbeloa (tengah) bersama para pemain berkumpul dalam lingkaran selama sesi latihan jelang matchweek kedelapan Liga Champions 2025-2026 melawan SL Benfica di stadion Luz, Lisbon pada Selasa 27 Januari 2026. Kamis (29/1/2026) dini hari WIB nanti, Real Madrid akan bertanding di Estadio Da Luz. (FILIPE AMORIM/AFP)

Kondisi ini memunculkan anggapan bahwa Arbeloa masih diperlakukan layaknya pelatih Castilla, bukan manajer utama Real Madrid. Di internal tim, ia disebut lebih dipandang sebagai pelatih interim yang bisa saja digeser pada akhir musim.

Periode krusial kini menanti Arbeloa. Dengan dua pekan tanpa jadwal pertandingan tengah pekan, ia bersama pelatih fisik Antonio Pintus memiliki kesempatan emas untuk menerapkan perubahan di sesi latihan.

Jika tak ada peningkatan signifikan dalam waktu dekat, posisi Arbeloa diyakini akan semakin goyah seiring berjalannya musim.

Sumber: Cadera SER


Klasemen Liga Spanyol 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya