Penumpang LRT Jabodebek Tembus 2,7 Juta di Januari 2026, Naik 26 Persen

Puncaknya terjadi Kamis, 22 Januari 2026. Dalam sehari, 123.276 orang naik LRT.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 03 Februari 2026, 20:25 WIB
LRT Jabodebek (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Jumlah penumpang LRT Jabodebek melonjak tajam di awal 2026. Sepanjang Januari, tercatat 2,7 juta perjalanan, naik 26 persen dibanding periode sama tahun lalu.

"Lonjakan ini mencerminkan pergeseran nyata pola mobilitas masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi umum," kata Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika dalam keterangannya, Selasa (3/2/2026).

Catatan KAI menunjukkan tambahan lebih dari 567 ribu penumpang dalam sebulan. Puncaknya terjadi Kamis, 22 Januari 2026. Dalam sehari, 123.276 orang naik LRT, berbarengan dengan kembalinya aktivitas perkantoran.

"Hal ini menunjukkan bahwa LRT Jabodebek mulai menjadi bagian dari rutinitas harian pekerja perkotaan," ucap dia.

Radhitya Mardika, mengatakan pertumbuhan ini sebagai sinyal penting bagi pengelolaan transportasi perkotaan ke depan. Hal lain yang turut mendukung pertumbuhan pengguna LRT Jabodebek juga berkorelasi dengan keandalan layanan dan integrasi antarmoda yang semakin matang.

“Peningkatan pengguna menunjukkan adanya kepercayaan publik terhadap transportasi massal. Tantangan berikutnya adalah memastikan layanan tetap andal di jam sibuk agar peralihan dari kendaraan pribadi bersifat berkelanjutan, bukan sementara,” ujarnya.

Ketersediaan eskalator, lift, akses ramah disabilitas, serta sistem informasi perjalanan waktu nyata memungkinkan masyarakat merencanakan perjalanan secara lebih pasti, terutama di jam sibuk.

 

Penguatan Operasional

Radhitya menambahkan, penguatan operasional dan kesiapan rangkaian menjadi kunci agar lonjakan pengguna tidak berdampak pada kenyamanan perjalanan, terutama pada koridor dan jam dengan permintaan tinggi di hari kerja.

Selain keandalan layanan, KAI juga mendukung dengan berbagai fasilitas penunjang di stasiun dan rangkaian untuk menjaga kenyamanan perjalanan pengguna LRT Jabodebek, terutama di tengah meningkatnya volume.

Fasilitas tersebut meliputi eskalator dan lift untuk memudahkan mobilitas antarperon, charging station, serta water station yang dapat dimanfaatkan secara gratis.

Tidak hanya itu, KAI juga menyediakan fasilitas ramah disabilitas, seperti jalur pemandu guiding block, akses lift prioritas, area khusus pengguna kursi roda, serta ruang dan tempat duduk prioritas bagi lansia, ibu hamil, dan orang tua yang bepergian bersama anak.

“Keberadaan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas layanan agar tetap inklusif dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat, seiring dengan pertumbuhan jumlah pengguna,” ujar dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya