Real Madrid Dilibas Benfica, Florentino Perez Tergoda Cari Solusi dari Orang Lama

Presiden Real Madrid Florentino Perez diklaim tergoda memulangkan manajer lama, Jose Mourinho, menyusul kekalahan Los Blancos dari Benfica di Liga Champions.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 31 Januari 2026, 06:00 WIB
Presiden Real Madrid, Florentino Perez, kabarnya memikirkan kemungkinan memulangkan mantan manajer Jose Mourinho ke Bernabeu. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Real Madrid Florentino Perez kembali membuka pintu akan pulangnya orang lama untuk menduduki kursi pelatih di Bernabeu selepas hasil menyakitkan melawan Benfica dalam pertandingan Champions baru-baru ini.

Sebagaimana diketahui, Los Blancos dipermalukan dengan kekalahan 2-4 dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio da Luz, Lisbon, pada Kamis (29/1/2026).

Sang raksasa Spanyol tak kuasa mengejar ketertinggalan, utamanya di menit-menit akhir, sebab mereka dipaksa bermain dengan hanya sembilan penggawa lantaran Raul Asencio dan Rodrygo terkena kartu merah.

Hasil buruk tersebut membuat posisi Alvaro Arbeloa--yang sebelumnya ditunjuk sebagai pengganti Xabi Alonso- langsung menjadi sorotan.

Posisinya diragukan, sehingga petinggi Los Blancos kembali memasukkan nama Mourinho sebagai kandidat juru taktik anyar, sebagaimana dilaporkan Defensa Central.


Sudah Lihat Kinerja Jose Mourinho

Jose Mourinho bermain untuk klub Rio Ave 1980, Mou berganti klub ke Belenenses, Sesimbra dan Comércio e Indústria. Kurang sukses sebagai pemain, Mou banting setir jadi pelatih dan sukses bersama Porto, Chelsea, Inter Milan dan Real Madrid. (AFP/Jack Guez)

Bukan tanpa alasan Real Madrid kembali memikirkan nama Jose Mourinho. Saat kalah dari Benfica, mereka sudah merasakan sendiri bagaimana kinerja sang mantan, mengingat dia sekarang bertugas sebagai pelatih di klub Portugal.

Menukil laporan Defensa Central, energi, intensitas, serta keinginan besar yang dia perlihatkan sepanjang laga membuat Florentino Perez bertanya-tanya soal potensi mengulang periode kepelatihannya di Bernabeu.

"Dengan proyek Xabi Alonso yang gagal dan keraguan seputar Arbeloa, Mourinho kembali masuk dalam pertimbangan. Manajer asal Portugal itu bisa memiliki kesempatan kedua untuk sukses di Real Madrid," tulis Defensa Central dalam laporannya yang diunggah Kamis (29/1/2026).

"Setelah melihat bagaimana ia bermain melawan Madrid, dengan energi, intensitas, dan keinginan yang begitu besar, Florentino Perez mulai bertanya-tanya apakah mungkin ada satu periode terakhir bersama manajer asal Portugal itu," tambahnya.


Ikuti Jejak Ancelotti

1. Carlo Ancelotti - Ancelotti pernah menjadi pemain Parma, AS Roma, AC Milan dan meraih 14 gelar juara dari musim 1976 hingga 1992. Saat menjadi pelatih, Ancelotti mampu mempersembahkan 17 gelar juara, termasuk tiga trofi Liga Champions untuk klub AC Milan dan Real Madrid. (AFP/Paul Ellis)

Jika Jose Mourino kembali direkrut Real Madrid, arsitek berusia 63 tahun itu bakal mengikuti jejak Carlo Ancelotti.

Mantan pelatih Los Blancos sebelumnya sempat mengakhiri masa baktinya dengan klub raksasa Spanyol, tetapi kembali menjajal periode kedua di tim tersebut pada usia 62 tahun.

Carletto ketika itu didatangkan dari klub yang sudah tidak terhitung sebagai jajaran papan atas Eropa, yakni Everton. Hal serupa diyakini bisa terjadi pada Mourinho yang sementara berkarier dengan Benfica.


Kandidat Lain

Untuk diketahui, Jose Mourinho saat ini bukanlah satu-satunya kandidat pelatih yang dikaitkan dengan posisi di Real Madrid.

Laporan baru-baru ini mengungkap Los Blancos juga telah membuka komunikasi dengan salah satu manajer top Premier Laegue, Unai Emery.

Pelatih Aston Villa itu kabarnya ditanya soal ketersediaannya apabila Real Madrid memutuskan membuat pergantian pelatih saat bursa transfer musim panas mendatang.

Pengalaman Emery di level Eropa serta rekam jejaknya dalam membangun tim dinilai sesuai dengan kebutuhan Madrid saat ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya