F1: Hanya Satu Pembalap yang Diizinkan Menjenguk Michael Schumacher, Siapa Dia?

Legenda F1 Michael Schumacher masih menjalani perawatan usai kecelakaan tahun 2013 lalu. Namun cuma satu pembalap F1 yang diizinkan menjenguknya.

oleh ThomasDiterbitkan 28 Januari 2026, 23:00 WIB
Schumacher mengakhiri kariernya sebagai pembalap di akhir musim Formula 1 pada tahun 2012. Schumacher juga masih tercatat sebagai pebalap dengan statistik terbaik yang pernah ada. (AFP/Gerard Julien)

Liputan6.com, Jakarta - Legenda F1 Michael Schumacher dengan tujuh gelar juara dunia, telah menghilang dari sorotan publik sejak kecelakaan ski parah di Pegunungan Alpen Prancis pada Desember 2013. Insiden tragis tersebut menyebabkan cedera otak serius yang mengubah kehidupannya secara drastis. Sejak saat itu, keluarga Schumacher memilih untuk menjaga ketat privasi mengenai kondisi kesehatannya, membatasi akses kunjungan dan informasi kepada publik.

Keputusan ini diambil oleh sang istri, Corinna Schumacher, yang berpegang teguh pada prinsip "privasi adalah privasi" demi melindungi kehidupan pribadi suaminya. Keluarga melakukan segala upaya untuk memastikan Michael merasa nyaman dan tetap merasakan ikatan keluarga di tengah proses pemulihan yang panjang. Pembatasan ketat ini bahkan membuat beberapa tokoh F1 ditolak kunjungannya, menunjukkan komitmen keluarga terhadap privasi sang juara dunia.

Di tengah kerahasiaan yang menyelimuti kondisi Schumacher, muncul laporan menarik tentang siapa saja yang memiliki akses ke sang legenda. Dari sekian banyak kolega dan sahabat di dunia Formula 1, kabarnya hanya satu pembalap F1 yang diizinkan menjenguk Michael Schumacher secara bebas. Hal ini tentu memunculkan pertanyaan besar di kalangan penggemar dan media mengenai identitas sosok istimewa tersebut.


Privasi Ketat Keluarga Schumacher

Setelah insiden kecelakaan ski yang menyebabkan cedera otak parah, keluarga Michael Schumacher mengambil keputusan untuk menjaga privasi sang legenda secara ekstrem. Istrinya, Corinna Schumacher, menjadi garda terdepan dalam upaya ini, memastikan bahwa hanya orang-orang tertentu yang memiliki akses untuk menjenguk suaminya. Corinna menegaskan pentingnya privasi untuk melindungi kehidupan pribadi Michael, sembari memastikan ia tetap merasakan kenyamanan dan ikatan keluarga.

Keluarga Schumacher secara konsisten menolak tawaran kunjungan atau bantuan dari beberapa tokoh terkemuka di dunia F1. Mantan pembalap Riccardo Patrese, misalnya, ditolak oleh keluarga ketika menawarkan bantuan untuk Schumacher. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya keluarga dalam menjaga kerahasiaan dan membatasi interaksi dengan pihak luar, meskipun niatnya baik.

Penolakan ini juga berlaku untuk tokoh seperti Eddie Jordan, yang juga ingin bertemu Schumacher. Tindakan ini merupakan cerminan dari komitmen Corinna untuk melindungi suaminya dari sorotan publik dan spekulasi yang tidak perlu. Bagi keluarga, fokus utama adalah kenyamanan dan pemulihan Michael, jauh dari hiruk pikuk media.

Lanjut Baca:

Di tengah kebijakan privasi yang sangat ketat, laporan menyebutkan bahwa Felipe Massa adalah satu-satunya pembalap Formula 1 yang diizinkan menjenguk Michael Schumacher kapan pun ia mau. Massa, yang merupakan mantan rekan setim Schumacher di tim Ferrari, memiliki hubungan yang sangat dekat dengan sang legenda. Akses istimewa ini menempatkan Massa dalam posisi unik di antara komunitas F1. Meskipun memiliki kebebasan untuk menjenguk, Massa jarang berbicara secara publik mengenai kondisi keluarga Schumacher. Sikap ini merupakan bentuk penghormatan terhadap keinginan Corinna Schumacher untuk menjaga privasi suaminya, menunjukkan kedewasaan dan kesetiaan persahabatan mereka. Hubungan antara Massa dan Schumacher terjalin erat selama keduanya membela panji Ferrari, menciptakan ikatan yang melampaui sekadar rekan kerja. Kepercayaan yang diberikan oleh keluarga Schumacher kepada Massa menjadi bukti betapa dalamnya ikatan persahabatan tersebut.

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya