Waspada Hoaks Kesehatan, Simak Daftarnya Biar Tak Terpengaruh

Cek Fakta Liputan6.com membongkar kumpulan hoaks kesehatan yang menyesatkan, mulai dari klaim pengobatan aneh hingga informasi palsu tentang penyakit dan vaksin. Pahami faktanya di sini!

oleh Pebrianto Eko WicaksonoDiterbitkan 27 Januari 2026, 09:30 WIB
Penelusuran klaim super flu lebih parah dari Covid-19.

Liputan6.com, Jakarta - Penyebaran hoaks di bidang kesehatan menjadi ancaman serius bagi masyarakat, terutama di era digital saat ini. Cek Fakta Liputan6.com secara konsisten berupaya melawan arus disinformasi ini dengan melakukan verifikasi mendalam terhadap berbagai klaim yang beredar luas di media sosial dan aplikasi pesan instan. 

Maraknya hoaks kesehatan kerap disebabkan oleh minimnya literasi kesehatan di kalangan masyarakat, ditambah lagi dengan kemudahan penyebaran informasi tanpa verifikasi melalui platform digital. Fenomena ini memungkinkan klaim-klaim tanpa dasar ilmiah menyebar dengan cepat, menciptakan kebingungan dan kekhawatiran yang tidak perlu. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk selalu kritis dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

 Cek Fakta Liputan6.com telah mengungkap beragam hoaks seputar kesehatan, berikut daftarnya.

 

Air Rebusan Pare Bisa Membunuh Sel Kanker

Beredar di media sosial pesan berantai yang mengklaim air rebusan pare bisa membunuh sel kanker. Postingan itu beredar sejak pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 14 Januari 2026.

Berikut isi pesan berantainya:

"Tolong sebar luaskan.

 RS Pusat Angkatan Darat (RSPAD Gatot Soebroto) Jakarta. Menegaskan bila setiap orang yg mendapatkan info ini  kemudian membagikan ke 10 orang lainnya, di pastikan sedikitnya ada satu nyawa yg akan terselamatkan..saya sudah melakukan, Mohon anda juga membantu melakukan bagian anda.Tks!

Air pare yang panas dapat Membunuh Sel Kangker

Pare dapat membunuh sel kanker!

Potong 2-3 irisan tipis pare taruh dalam gelas, tuang air panas, air akan menjadi alkalin (basa), minum setiap hari, terhadap siapapun akan bermanfaat.

Air panas pare tsb akan mengeluarkan suatu zat anti kanker, ini adalah sebuah perkembangan baru didalam dunia kedokteran yg bermanfaat dalam mengobati kanker.

Air panas ekstrak pare akan berpengaruh terhadap *kista dan tumor*. Sudah di buktikan dapat menolong pelbagai macam kanker.

Menggunakan pare dalam mengobati kanker, hanya akan mematikan sel sel jahat tumor, dia tidak akan mempengaruhi sel sel yg sehat.

Selain itu asam amino dan polyphenol oxidase drpd pare, dapat menyeimbangkan tekanan darah tinggi, melancarkan peredaran darah, mengurangi penggumpalan darah dan dapat mencegah terjadinya penggumpalan vena dalam (deep vein thrombosis).

Setelah selesai membaca ini, sebar luaskan! Harus jaga dgn baik kesehatan masing masing. Mensana in coporesano..."

Lalu benarkah pesan berantai yang mengklaim air rebusan pare bisa membunuh sel kanker? Simak artikel berikut ini......

Super Flu Lebih Parah dari Covid-19

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim super flu lebih parah dari Covid-19, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 2 Januari 2026.

Klaim super flu lebih parah dari Covid-19 berupa video yang menampilkan tulisan sebagai berikut.

"baru 2026. "super flu" sudah masuk Indonesia lebih parah dari covid-19"

"Para ahli menekankan kewaspadaan tetap diperlukan, terutama bagi anak-anak. lansia dan penderita penyakit penyerta, kaena influenza secara umum memang lebih berisiko pada kelompok tersebut, istilah "super flu" lebih banyak muncul karena tingkat keganasan yang lebih tinggi. meski gejalanya bisa terasa lebih berat dibanding flu biasa covid-19 terkini, langkah pencegahan tetap sama: vakinasi influenza, menjaga kebersihan, memakai masker, serta menjaga daya tahan tubuh. pemerinta dan tenaga medis mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada"

Unggahan video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"Flu baru lbih parah dari covid-19 😲😲☝ #fyp #fypreels #fypviral #fypfbpro #fbprofesional #masukberandafyp #rumahtangga #kb #hamil #kisahinspiratif #kesehatan"

Benarkah klaim super flu lebih parah dari Covid-19? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......

 

Pasien di RS Akibat Influenza A Diisolasi Seperti Covid-19

Beredar di media sosial postingan yang mengklaim pasien Influenza tipe A di Rumah Sakit (RS) harus diisolasi seperti pasien covid-19. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 22 Oktober 2025.

Berikut isi postingannya:

"Kepada Rekan2 semua untuk menjaga kesehatan khususnya juga kepada anak2 & Cucu2 Kita, sebaiknya memakai masker kembali ternyata hari ini di rumah sakit terutama di IGD penuh dengan penyakit yg sama yaitu setelah cek darah dinyatakan Influenza A dan penyebarannya cepat melalui udara, dirumah sakit langsung di isolasi mirip covid, ada cucunya teman saya, semua flu tapi yang diperiksa darahnya ternyata kena Influenza A namanya dan ini tdk boleh dijenguk.

Agar ini menjadi perhatian betul untuk Kita semua lebih baik mencegah dari pada mengobati."

Lalu benarkah postingan yang mengklaim pasien Influenza tipe A di Rumah Sakit (RS) harus diisolasi seperti pasien covid-19? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya