Barcelona Siapkan Skema Lini Tengah Baru Lawan FC Copenhagen, Target Menang Besar

Barcelona menyiapkan formasi lini tengah baru menghadapi FC Copenhagen di Liga Champions akibat absennya Pedri dan Frenkie de Jong.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 27 Januari 2026, 09:06 WIB
Pemain Barcelona, Dani Olmo, merayakan gol pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Espanyol vs Barcelona di Barcelona, Spanyol, Sabtu, 3 Januari 2026. (AP Photo/Joan Monfort)

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona mengalihkan fokus ke laga terakhir fase liga Liga Champions setelah meraih kemenangan 3-0 atas Real Oviedo di Liga Spanyol. Pertandingan melawan FC Copenhagen menjadi ujian penting untuk menjaga peluang finis di delapan besar klasemen.

Tim Catalan wajib meraih kemenangan dengan margin besar demi mengamankan posisi yang lebih aman di kompetisi Eropa. Tekanan hasil membuat staf pelatih mempertimbangkan pendekatan taktis yang lebih agresif sejak menit awal.

Situasi semakin rumit karena dua gelandang utama tidak dapat bermain pada laga ini. Pedri mengalami cedera terbaru, sementara Frenkie de Jong harus menjalani sanksi akumulasi kartu kuning.


Formasi Alternatif Hansi Flick

Pemain Barcelona, Fermin Lopez, merayakan gol pada laga semifinal Piala Super Spanyol/Supercopa de Espana antara Barcelona vs Athletic Club di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Rabu, 7 Januari 2026. (AP Photo/Altaf Qadri)

Pelatih Hansi Flick dikabarkan menyiapkan formasi 4-3-3 dengan dua gelandang menyerang sebagai inti permainan. Dani Olmo dan Fermin Lopez berpeluang tampil bersamaan di belakang lini depan.

Eric Garcia diproyeksikan mengisi peran gelandang bertahan untuk menjaga keseimbangan tim. Skema ini dirancang agar aliran bola tetap cepat sekaligus memberi ruang kreativitas bagi pemain ofensif.

Performa individu Olmo dan Fermin menjadi alasan kuat untuk perubahan tersebut. Fermin telah mengoleksi tiga gol dan enam assist musim ini, sementara Olmo mencatat tiga gol dan satu assist.


Target Kemenangan Besar di Liga Champions

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberikan arahan kepada para pemainnya dalam laga La Liga antara Levante dan Barcelona di Valencia, Spanyol, Sabtu, 23 Agustus 2025. (AP Photo/Alberto Saiz)

Kebutuhan akan kemenangan telak menuntut tim tampil dominan sejak awal pertandingan. Pendekatan dengan dua gelandang menyerang diharapkan mampu menekan pertahanan Copenhagen secara konsisten.

Kombinasi energi muda dan fleksibilitas posisi menjadi kunci untuk menjaga intensitas permainan sepanjang laga. Pola ini juga membuka opsi rotasi cepat jika strategi awal tidak berjalan efektif.

Dengan situasi darurat di lini tengah, Barcelona dituntut berani mengambil risiko demi hasil maksimal. Keputusan Flick pada laga ini berpotensi menentukan arah perjalanan tim di fase gugur Liga Champions.

Sumber: Barca Universal


Klasemen Liga Champions

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya