Liputan6.com, Jakarta - Sinetron Beri Cinta Waktu Episode kali ini mengisahkan, Trian melangkah kembali menuju mobil sambil menenteng keranjang buah. Namun, langkahnya mendadak terhenti ketika matanya menangkap sebuah buket bunga yang tergeletak tepat di depan pintu mobil. Ia memungut bunga itu dan memanggil nama Adila berulang kali, tetapi tak ada jawaban.
Trian mencoba mencari Adila seorang diri di sekitar area parkir, namun usahanya tidak membuahkan hasil. Perasaan cemas mulai menguasainya hingga akhirnya ia menghubungi Bimo dan memberitahukan bahwa Adila menghilang.
Advertisement
Tak lama kemudian, sebuah pesan masuk dari nomor yang tidak dikenal. Trian terkejut saat melihat foto yang dikirimkan—Cahyadi dan Adila terlihat disekap di dalam sebuah gudang. Dengan tergesa, Trian pulang ke rumah dan memperlihatkan foto tersebut kepada Andra dan Bimo.
Di dalam gudang, Adila berteriak meminta tolong sambil menyebut nama Trian berulang kali. Cahyadi pun tak kalah panik, berusaha menarik perhatian dan memohon agar diselamatkan.
Trian, Bimo, dan Andra akhirnya berhasil menemukan lokasi penyekapan. Namun, di luar gudang sudah berjaga beberapa orang berpakaian serba hitam dengan wajah tertutup topeng. Mereka berusaha menghadang Trian agar tidak masuk. Tanpa ragu, Trian bersama Bimo dan Andra melawan dan berhasil melumpuhkan para preman itu satu per satu.
Bimo dan Andra kemudian meminta Trian untuk masuk lebih dulu ke dalam gudang, sementara mereka bertahan di luar untuk menahan para penyerang. Begitu masuk, pandangan Adila langsung tertuju pada Trian. Dengan suara gemetar, ia memohon agar diselamatkan. Cahyadi pun melakukan hal yang sama.
Trian diliputi kebingungan—ia harus memilih siapa yang akan diselamatkan terlebih dahulu. Di tengah kepanikannya, Cahyadi memperingatkan bahwa orang-orang yang mengepung gudang tersebut membawa senjata.