Liputan6.com, Jakarta - Duel PSIM vs Persebaya dalam pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (25/1/2026) sore WIB berakhir dengan kemenangan tim tamu.
Bajul Ijo unggul 3-0 berkat gol yang dicetak oleh Paulo Gali Freitas (35'), Bruno Pereira (74'), dan Rachmat Irianto (84').
Advertisement
Hasil ini menempatkan Persebaya Surabaya di peringkat 6 klasemen sementara BRI Super League dengan perolehan 31 poin dari 18 pertandingan. Sementara itu, PSIM bertengger tepat di bawahnya, yakni urutan 7, usai tertinggal 1 nilai dibanding Bajul Ijo.
Jalannya Pertandingan
Duo kesebelasan tampak bersemangat mengejar kemenangan di pertandingan kali ini. Walau begitu, belum ada gol yang mampu diciptakan hingga laga berjalan 15 menit lebih.
Peluang didapatkan PSIM Yogyakarta pada menit ke-17 setelah Risto Mitrevski membuat kesalahan dengan mengirim bola berisiko yang nyaris bisa dimanfaatkan oleh Nermin Haljeta. Keuntungan bagi Persebaya sebab kiper Ernando Ari sigap melakukan antisipasi.
Di menit ke-30 Ezequiel Vidal mencoba peruntungan dengan mengirim tembakan keras ke pertahanan tamunya. Akan tetapi, bola masih menyamping dari gawang Bajul Ijo.
Persebaya Buka Keran Gol Lebih Dulu
Justru Persebaya yang akhirnya berhasil lebih dulu membuka keran gol pada menit ke-35. Berawal dari penguasaan bola dan umpan Bruno Moreira di dalam kotak penalti, Gali Freitas datang dari belakang tanpa pengawalan. Dia langsung langsung melakukan penyelesaian untuk membawa timnya memimpin 1-0.
Berada di situasi tertinggal, PSIM hendak menyamakan kedudukan. Ezequiel Vidal kembali membuat inisiatif dengan mengirim shooting langsung yang menyasar sudut kiri atas gawang Ernando di menit ke-42, tetapi si kulit bundar belum on target.
Tambahan waktu dua menit diberikan sebagai injury time di pengujung babak pertama. Namun, durasi itu belum bisa dimaksimalkan PSIM untuk menyeimbangkan skor. Kedudukan 0-1 bagi keunggulan Persebaya bertahan sampai turun minum.
Babak Kedua PSIM vs Persebaya
PSIM Yogyakarta berusaha keras mencari celah untuk menyeimbangkan kedudukan di babak kedua. Akan tetapi, hingga laga memasuki menit ke-60, Laskar Mataram masih tak kuasa membongkar pertahanan Bajul Ijo.