Longboat Penuh Penumpang Terbalik Dihantam Gelombang di Perairan Maluku Utara

Gelombang tinggi membuat longboat sarat penumpang terbalik di perairan Maluku Utara.

oleh Tim RegionalDiterbitkan 23 Januari 2026, 19:23 WIB
Longboat sarat penumpang dilaporkan tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi di perairan depan Desa Bibinot Maluku Utara, Jumat (23/1/2026). (Liputan6.com/ Dok Ist Warga)

 

Liputan6.com, Maluku Utara - Longboat yang melayani rute Desa Babang menuju Desa Piga Raja, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, dilaporkan tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi di perairan depan Desa Bibinot Maluku Utara, Jumat (23/1/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Iwan Ramdani, membenarkan adanya kajadian kecelakaan laut itu. Setelah menerima informasi, Tim Rescue USS Halmahera Selatan langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian longboat tenggelam.

"Tim Rescue USS Halmahera Selatan diberangkatkan ke lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi SAR. Personel bergerak menggunakan truk menuju Desa Babang, kemudian melanjutkan perjalanan ke perairan Desa Bibinoi dengan menggunakan speed boat KPLP," ujar Iwan Ramdani.

Informasi tersebut diterima Unit Siaga SAR (USS) Halmahera Selatan dari Kepala Desa Bibinoi pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIT. Longboat diketahui berangkat dari Pelabuhan Babang dengan tujuan Desa Piga Raja sebelum akhirnya mengalami kecelakaan laut di tengah perjalanan.

Berdasarkan laporan awal, saat melintas di perairan Desa Bibinoi, longboat tersebut menghadapi kondisi cuaca buruk berupa angin kencang disertai gelombang tinggi. Kondisi ekstrem tersebut menyebabkan longboat kehilangan keseimbangan, terbalik, dan kemudian tenggelam.

Melihat kejadian tersebut, Kepala Desa Bibinoi yang mengetahui insiden itu segera melaporkan kepada Unit Siaga SAR Halmahera Selatan untuk meminta bantuan operasi pencarian dan pertolongan (SAR).

 

Data Korban Belum Pasti

Dalam operasi pencarian dan pertolongan ini, sejumlah unsur turut dilibatkan, antara lain Tim Rescue USS Halmahera Selatan, Polairud Polres Halmahera Selatan, Pos TNI Angkatan Laut Halmahera Selatan, BPBD Halmahera Selatan, serta masyarakat setempat yang ikut membantu proses pencarian.

Hingga kini, data jumlah korban masih dalam proses pendataan oleh tim di lapangan. Belum ada laporan resmi terkait jumlah korban selamat, meninggal dunia, maupun yang masih dalam pencarian.

Pihak SAR dan unsur terkait terus melakukan upaya pencarian dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan personel. Masyarakat di sekitar lokasi kejadian juga diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban atau material longboat.

Perkembangan lebih lanjut terkait hasil operasi SAR dan data korban akan disampaikan setelah adanya laporan resmi dari tim di lapangan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya