Juventus Bungkam Benfica, Emosi Spalletti Meledak ke Arah Suporter

Juventus menang 2-0 atas Benfica, tapi sorotan tertuju pada cekcok Luciano Spalletti dengan seorang suporter Bianconeri di Allianz Stadium.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 22 Januari 2026, 22:44 WIB
Pemain Juventus merayakan gol yang dicetak Weston McKennie ke gawang Benfica dalam laga matchday ketujuh Liga Champions 2025/2026 di Allianz Stadium, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta - Juventus sukses mengamankan tiga poin penting saat menjamu Benfica pada matchday 7 Liga Champions 2025/2026. Laga yang digelar di Allianz Stadium, Kamis (22/01/2026), itu berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Bianconeri.

Hasil ini terasa krusial bagi Juventus yang sempat kesulitan mengembangkan permainan di babak pertama. Tekanan dari Benfica membuat publik tuan rumah sempat gelisah melihat performa tim kesayangan mereka.

Gol pembuka baru lahir pada menit ke-55 melalui Khephren Thuram. Weston McKennie kemudian menggandakan keunggulan sembilan menit berselang untuk memastikan kemenangan Juventus.

Namun, kemenangan ini tidak hanya menyisakan cerita soal hasil di papan skor. Sosok Luciano Spalletti justru menjadi pusat perhatian karena insiden panas dengan seorang suporter Juventus di pinggir lapangan.


Spalletti Cekcok dengan Suporter Juventus

Pelatih kepala Juventus, Luciano Spalletti, memberi instruksi saat laga Liga Champions melawan Benfica di Allianz Arena, Italia, Kamis (22/1/2026). (AP Photo/Luca Bruno)

Laporan Amazon Prime Video, via Football Italia, mengungkap adanya adu mulut antara Luciano Spalletti dan seorang fan Juventus di laga tersebut. Insiden itu terjadi saat pertandingan masih berjalan alot di awal babak kedua.

Juventus memang kesulitan menghadapi sang tamu pada 50 menit pertama pertandingan. Benfica asuhan Jose Mourinho bermain agresif dan bahkan sempat mendapat peluang apik jelang turun minum.

Situasi ini membuat sebagian publik Allianz Stadium meluapkan kekecewaan mereka. Cemoohan terdengar saat jeda babak pertama, ditujukan kepada para pemain Juventus.

Ketegangan memuncak ketika Spalletti bereaksi terhadap seorang suporter, yang terus memberikan kritikan keras sepanjang laga, di belakang bangku cadangan Bianconeri. Reporter lapangan Amazon, Alessandro Alciato, menyebut pelatih Juventus itu berkata, “Lain kali, tetaplah di rumah!”


Spalletti Menilai Juventus Pantas Menang

Pemain Juventus, Weston McKennie (kanan), berebut bola dengan pemain Benfica, Samuel Dahl, dalam laga Liga Champions di Turin, Italia, Kamis (22/1/2026). (AP Photo/Luca Bruno)

Terlepas dari insiden tersebut, Spalletti menegaskan kepuasannya terhadap hasil akhir pertandingan. Ia menilai laga berjalan seimbang meski Juventus sempat berada di bawah tekanan.

Secara statistik, Juventus mencatatkan 11 tembakan dengan empat mengarah ke gawang. Dua di antaranya berhasil dikonversi menjadi gol yang menentukan hasil akhir.

Spalletti juga menyoroti respons positif timnya setelah jeda. Menurutnya, Juventus menunjukkan karakter dan mentalitas yang dibutuhkan untuk meraih kemenangan penting.

Pelatih asal Italia itu pun menegaskan bahwa kerja keras para pemain layak mendapat apresiasi. “Saya rasa pertandingan ini cukup berimbang. Para pemain kami menunjukkan sikap yang bagus dan mereka berjuang sepanjang laga. Kami layak mendapatkan hasil ini berkat kerja keras kami,” imbuh Spalletti di laman resmi Juventus.

 (Football Italia/Juventus.com)


Klasemen Liga Champions

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya