Transfer Joshua Zirkzee: AS Roma Kembali Mengetuk Pintu Manchester United

Saga transfer Joshua Zirkzee memasuki babak baru. Manchester United membuka kembali peluang negosiasi, AS Roma siap mengajukan proposal pinjaman.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 22 Januari 2026, 21:21 WIB
Manajer interim Manchester United Darren Fletcher berjalan meninggalkan lapangan bersama pemain Manchester United Joshua Zirkzee usai laga putaran ketiga FA Cup/Piala FA antara Manchester United vs Brighton di Manchester, Inggris, Minggu, 11 Januari 2026. (AP Photo/Jon Super)

Liputan6.com, Jakarta - Saga transfer Joshua Zirkzee kembali menemukan babak baru di bursa musim dingin. Setelah sempat tertutup rapat, pintu negosiasi kini perlahan dibuka oleh Manchester United.

Situasi di Old Trafford berubah signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Pergantian manajer serta dinamika skuad usai Piala Afrika 2025 memaksa Setan Merah mengevaluasi ulang rencana mereka.

Joshua Zirkzee sebelumnya sempat dianggap sebagai bagian penting dari rotasi lini depan MU. Namun, kondisi internal klub kini membuat masa depan penyerang asal Belanda itu kembali dipertanyakan.

Di sisi lain, AS Roma tidak pernah benar-benar mundur. Klub Serie A tersebut menunggu momentum yang tepat, dan saat ini mereka menilai peluang itu akhirnya datang.


MU Sempat Menutup Pintu, Roma Menunggu Celah

Pemain Manchester United, Bruno Fernandes (kedua kiri) bersama Joshua Zirkzee (tengah) dan Rasmus Hojlund (kedua kanan) melakukan selebrasi usai pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris melawan Manchester City di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, pada 15 Desember 2024. (Paul ELLIS/AFP)

Manchester United sempat memblokir potensi kepindahan Joshua Zirkzee ke AS Roma. Ketika jendela transfer dibuka, MU tidak berada dalam posisi aktif untuk melepas sang penyerang.

Sky Sports News mengungkapkan bahwa United mengetahui minat Roma, tetapi Zirkzee masih dianggap mampu memberi dampak positif bagi tim. Situasi itu membuat pembicaraan transfer praktis terhenti.

Roma memilih bersabar, terlebih ketika MU kehilangan Bryan Mbeumo akibat Piala Afrika. Kondisi tersebut membuat Setan Merah enggan menambah risiko dengan melepas pemain depan lain.

Namun, kesabaran Roma kini mulai membuahkan hasil. Sky Italy melaporkan bahwa klub ibu kota Italia itu akan mulai menyiapkan proposal resmi pada pekan ini.


Pergantian Manajer dan Piala Afrika Mengubah Peta

Bek Newcastle United asal Inggris #02, Kieran Trippier (Kanan), beradu dengan penyerang Manchester United asal Belanda #11, Joshua Zirkzee, selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Selasa dini hari WIB (31-12-2024). (Darren Staples/AFP)

Pergantian manajer di Old Trafford menjadi faktor krusial dalam membuka kembali wacana transfer Zirkzee. Proses adaptasi pelatih baru membutuhkan waktu, termasuk dalam menentukan prioritas skuad.

Situasi Zirkzee pun ikut terdampak. Pada laga pertama Michael Carrick sebagai pelatih, penyerang 23 tahun itu bahkan tidak masuk dalam skuad saat melawan Manchester City, dengan alasan mengalami cedera ringan.

Kondisi ini memberi sinyal bahwa posisi Zirkzee tidak sepenuhnya aman. AS Roma membaca situasi tersebut sebagai peluang untuk kembali masuk ke meja perundingan.

Roma sendiri lebih memilih skema peminjaman dengan opsi pembelian bersyarat. Meski demikian, kesepakatan ini tetap kompleks, terlebih karena Zirkzee sebelumnya disebut ingin bertahan dan berjuang merebut tempat di MU.

Sumber: Sky Sports

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya