Daftar Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan Berulang, Termasuk Bayam

Makanan yang mengandung nitrat tidak boleh dipanaskan berulang. Salah satunya bayam. Ketahui makanan lain yang tidak boleh dipanaskan berulang.

oleh Tim HealthDiterbitkan 23 Januari 2026, 12:00 WIB
Sayur Bayam Jagung Bening (Sumber: gemini.com)

Liputan6.com, Jakarta - Ada sejumlah makanan yang tidak boleh dipanaskan berulang kali karena bisa mengurangi zat gizi maupun membentuk zat baru yang tidak baik untuk tubuh. Hal ini disampaikan ahli gizi Rita Ramayulis.

"Makanan yang sebelumnya telah diolah dengan suhu yang tinggi, itu sudah tidak bisa dipanaskan ulang karena akan makin terjadi pengurangan zat gizi, kerusakan zat gizi, dan juga pembentukan zat-zat baru, misalnya zat yang bersifat karsinogenik atau tingkat lemaknya menjadi sangat jenuh," kata Rita.

Rita menekankan bahwa makanan yang dihangatkan tidak merusak zat gizi. Namun, yang merusak zat gizi adalah ketika makanan itu dipanaskan sampai titik didih dan dalam waktu yang lama.

Berikut makanan yang sebaiknya tidak dipanaskan:

1. Makanan yang Digoreng Kembali

Makanan yang dipanaskan melewati proses menggoreng ulang dapat menyebabkan penurunan zat gizi serta pembentukan senyawa lain yang berisiko bagi kesehatan.

"Kalau makanan digoreng kedua kali, itu sudah berisiko untuk kehilangan zat gizi,” kata Rita mengutip Antara.

Sementara itu, kalau hanya dihangatkan sampai suhu 60 derajat itu tidak merusak.

2. Makanan yang Dibakar

Rita menjelaskan makanan yang dibakar juga sebaiknya tidak dipanaskan ulang karena sudah terpapar panas tinggi sejak awal.

 

 

3. Pangan Olahan

Sosis (Foto:Freepik/timolina)

 

“Pangan olahan karena pangan olahan itu kan prosesnya panjang seperti misalnya sosis, kornet, atau daging olahan, itu juga tidak disarankan untuk dipanaskan ulang,” tutur dia.

4. Makanan Mengandung Nitrat seperti Bayam

Seluruh makanan yang mengandung nitrat tidak boleh dipanaskan ulang. Hal ini lantaran nitrat jika dipanaskan bisa berubah menjadi nitrit yang bahayakan kesehatan.

“Nitrat jika dipanaskan bisa berubah menjadi nitrit itu bersifat sangat jelek untuk pembuluh darah dan bersifat karsinogenik. Contohnya bayam, kale, atau sayuran hijau pada umumnya. Pada kentang juga tinggi nitratnya,” tutur Dosen Pasca Sarjana Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Faletehan itu.

Protein Hewani Boleh Dipanaskan Tidak?

Resep oseng ayam bumbu taichan. (dok. Cookpad @Alodia_Kitchen)

Rita mengatakan makanan berprotein tinggi yang diolah dengan direbus, ditumis atau dioseng masih aman dipanaskan ulang.

Namun, protein hewani yang sudah melalui proses penggorengan, seperti telur ceplok, sebaiknya tidak dipanaskan ulang karena berisiko merusak zat gizi.

“Misalnya telurnya cuma orak-arik dengan suhu kecil. Nah kalau dipanaskan sebentar orak-arik itu tidak ada masalah. Atau telur rebus dihangatkan sebentar telurnya juga itu tidak masalah gitu ya. Nah kira-kira seperti itu gambarannya,” tutur Rita.

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya