Bodø/Glimt vs Man City: Ketika Erling Haaland Kehabisan Kata-Kata

Bodø/Glimt vs Man City di Liga Champions berakhir 3-1.

oleh Rindi AntikaDiterbitkan 21 Januari 2026, 16:37 WIB
Kiper Manchester City, Gianluigi Donnarumma, tertunduk setelah gawangnya kebobolan tiga kali di markas Bodo/Glimt dalam laga matchday ketujuh Liga Champions 2025/2026 di Aspmyra Stadion, Bodo, Norwegia, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB. (Fredrik Varfjell/NTB via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Setelah kekalahan derby di akhir pekan melawan Manchester United, Manchester City harus menelan kepahitan kembali saat bertandang ke markas FK Bodo/Glimt dalam lanjutan Liga Champions. Bodø/Glimt vs Man City berakhir 3-1 bagi tuan rumah, Rabu (21/1/2026) dini  hari WIB.

Bermain di hadapan pendukung lawan, klub raksasa asal Inggris yang bertabur bintang tersebut justru tidak berdaya menghadapi determinasi tinggi yang ditunjukkan Bodo/Glimt sejak peluit pertama dibunyikan.

Skor akhir 3-1 menjadi bukti nyata betapa dominannya wakil dari Norwegia tersebut dalam mempermainkan celah di lini pertahanan The Citizens.

Kekalahan ini langsung menjadi sorotan tajam bagi pengamat sepak bola karena status Manchester City sebagai salah satu kandidat kuat juara kompetisi. 


Kemenangan yang Tak Terlupakan

Pemain Manchester City, Abdukodir Khusanov (kiri), dan pemain Bodo/Glimt, Fredrik Bjorkan, berebut bola dalam pertandingan Liga Champions di Norwegia, Rabu (21/1/2026). (Fredrik Varfjell/NTB via AP)

FK Bodo/Glimt benar-benar memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri dengan iklim dan atmosfer yang mendukung mereka untuk memberikan tekanan tanpa henti kepada skuad asuhan Pep Guardiola.

Meskipun Bodo/Glimt pernah bermain imbang saat melawan Tottenham Hotspurs di Liga Europa musim lalu, capaian membekuk Man City adalah hasil yang menakjubkan.

Kecepatan Glimt saat melakukan serangan balik menyebabkan berbagai masalah bagi tim tamu. Upaya City untuk membalas hanya berbuah satu gol hiburan yang sama sekali tidak cukup untuk mengubah arah jalannya laga yang sudah dikuasai oleh skuad Norwegia.

Stadion Aspymra yang dipenuhi pendukung dengan pakaian kuning hitam pun bergemuruh saat tiga poin pasti diamankan.


Awal Tahun Menyedihkan Man City

Wasit Sven Jablonski memberikan kartu merah kepada gelandang Manchester City, Rodri, dalam pertandingn Liga Champions antra Bodo/Glimt vs Manchester City di Aspmyra Stadion, Bodo, Norwegia, Rabu (21/1/2026) dini ari WIB. (Fredrik Varfjell/NTB via AP)

Hasil minor ini memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap posisi Manchester City di tabel klasemen liga Champions musim ini, mengingat setiap angka sangatlah berharga untuk mengamankan tiket ke babak gugur.

Dengan kehilangan tiga poin penting dari lawan yang berbeda kasta, City kini harus bekerja ekstra keras di sisa pertandingan untuk mengembalikan posisi agar tidak terlempar dari persaingan papan atas.


Kekalahan Memalukan

Pemain Manchester City, Erling Haaland (kanan), dan pemain Bodo/Glimt, Jostein Gundersen, berebut bola dalam pertandingan Liga Champions di Norwegia, Rabu (21/1/2026). (Fredrik Varfjell/NTB via AP)

Haaland menyebut kekalahan Manchester City sebagai hasil yang sangat memalukan bagi timnya. Ia mengakui lawan tampil jauh lebih baik sepanjang pertandingan.

Haaland juga memberikan pujian kepada permainan Bodo Glimt yang dinilainya luar biasa. Menurutnya, kemenangan tim tuan rumah memang layak didapatkan.

"Pada akhirnya ini memalukan. Maksud saya, Bodo bermain dengan sepak bola yang luar biasa dan kemenangan itu pantas mereka dapatkan," ucap Haaland. "Saya tidak tahu harus berkata apa karena saya memang tidak punya jawaban," lanjutnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya