Liputan6.com, Madrid - Sebuah kereta komuter tergelincir dan menabrak jalur rel di dekat Barcelona pada Selasa (20/1/2026) malam, menewaskan seorang masinis dan melukai sedikitnya 37 orang, lima di antaranya dalam kondisi serius.
Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah kecelakaan kereta mematikan lainnya mengguncang Spanyol bagian selatan, dikutip dari laman BBC, Rabu (21/1).
Advertisement
Menurut otoritas setempat, kereta Rodalies mengalami kecelakaan setelah menabrak tembok penahan yang runtuh ke jalur rel di antara Gelida dan Sant Sadurní, wilayah Catalonia. Peristiwa tersebut terjadi ketika badai hebat melanda Spanyol timur laut.
Inspektur pemadam kebakaran regional Catalonia, Claudi Gallardo, mengatakan seluruh penumpang telah dievakuasi dari rangkaian kereta. Sebanyak 11 ambulans dikerahkan ke lokasi kejadian di Gelida, sekitar 35 kilometer barat Barcelona, untuk menangani para korban.
Dinas pemadam kebakaran menyatakan sekitar 35 personel diturunkan ke lokasi. Seorang penumpang yang sempat terjebak di dalam kereta berhasil diselamatkan. Dalam pembaruan selanjutnya, petugas memastikan tidak ada lagi penumpang yang tertinggal dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada korban tambahan.
Layanan medis darurat melaporkan lima orang mengalami luka serius, enam orang luka sedang, dan 26 lainnya luka ringan. Para korban dievakuasi ke sejumlah rumah sakit terdekat, termasuk Rumah Sakit Moisès Broggi, Bellvitge, dan Vila Franca.
Kecelakaan ini terjadi di tengah kondisi cuaca ekstrem. Otoritas setempat menetapkan status siaga tinggi di sejumlah wilayah pesisir Spanyol timur dan barat laut akibat badai yang melanda kawasan tersebut.
Gangguan Jaringan Kereta
Pada hari yang sama, satu kereta lain di jaringan kereta komuter Barcelona juga dilaporkan tergelincir. Operator infrastruktur perkeretaapian Spanyol, Adif, menyebut gandar kereta menghantam batu yang terlepas akibat badai. Kereta tersebut melayani rute Blanes–Maçanet-Massanes di timur laut Barcelona.
Tidak ada korban luka dalam insiden kedua tersebut, namun layanan di jalur tersebut dihentikan sementara.
Akibat rangkaian insiden ini, seluruh layanan jaringan kereta komuter Rodalies dihentikan sementara untuk pemeriksaan keselamatan. Operator kereta dijadwalkan bertemu dengan pihak berwenang setelah proses inspeksi selesai. Media Spanyol El País melaporkan sekitar 400.000 penumpang diperkirakan terdampak dan kehilangan layanan kereta pada Rabu pagi.
Kecelakaan di Catalonia ini menambah daftar insiden serius di jaringan perkeretaapian Spanyol. Dua hari sebelumnya, dua kereta cepat bertabrakan di Adamuz, Andalusia, dalam salah satu kecelakaan kereta terburuk di negara itu dalam lebih dari satu dekade, yang menewaskan sedikitnya 42 orang.