Liputan6.com, Jakarta - Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Situbondo. Angin puting beliung yang disertai hujan lebat menerjang Kecamatan Besuki, pada Selasa malam ( 20/1/2026). Akibatnya, puluhan rumah warga rusak, dan akses jalan raya utama sempat mengalami kemacetan parah akibat pohon tumbang.
"Angin datang sangat cepat bersamaan dengan hujan lebat. Beberapa pohon besar di sepanjang jalan raya Besuki tumbang dan menghalangi arus lalu lintas," ujar koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Situbondo Puriono, Rabu (21/12026).
Advertisement
Berdasarkan data sementara BPBD Kabupaten Situbondo, total terdapat 36 rumah warga rusak. Di antaranya 21 rumah rusak berat, 2 rusak sedang dan 23 rumah lainya rusak ringan.
"Di Desa Besuki kerusakan paling banyak ditemukan di Dusun Kauman, di mana rata-rata rumah mengalami kerusakan pada bagian atap. Sementara itu, di Pasar Lama Besuki dilaporkan ada 27 kios mengalami rusak berat di bagian atap," tambahnya
Sementara itu, Kondisi cukup parah terjadi di Desa Demung di mana 21 rumah warga rusak.
"Meski rusak cukup parah namun Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka- luka semua penghuni rumah selamat," tuturnya.
Imbau Masyarakat Waspada
Puriono menghimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Mengingat saat ini memasuki periode cuaca ekstrem, potensi angin kencang dan hujan lebat masih sangat tinggi di wilayah Situbondo dan sekitarnya.
"Kami meminta warga untuk segera melaporkan jika ada pohon yang rawan tumbang di sekitar pemukiman dan selalu waspada saat hujan deras turun," tegasnya.
Petugas Tim reaksi cepat BPBD Situbondo, masih terus melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan yang diperlukan.
"Sementara kerugian yang ditimbulkan masih dalam pendataan. Namun ditaksir kerugian mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah," pungkasnya.