Kobbie Mainoo Akhirnya Balik Arah dan Bertahan di Man United

Kobbie Mainoo memilih bertahan di Man United usai kembali dipercaya Michael Carrick dan jadi starter di derbi Manchester yang berakhir kemenangan.

oleh Dimas Satria NugrohoDiterbitkan 21 Januari 2026, 08:00 WIB
Gelandang Manchester United asal Inggris bernomor punggung 37, Kobbie Mainoo (C), berduel dengan gelandang Bournemouth asal Inggris bernomor punggung 16, Marcus Tavernier (L), selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Bournemouth di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, Selasa (16-12-2025) dini hari WIB. (PETER POWELL/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Kobbie Mainoo akhirnya memutuskan bertahan di Manchester United. Gelandang muda Inggris itu disebut tak lagi mempertimbangkan hengkang pada Januari setelah Michael Carrick ditunjuk sebagai manajer interim. Situasinya berubah cepat. Di era Ruben Amorim, Mainoo sempat tersisih dan jarang mendapat menit bermain.

Namun Carrick langsung memberi kepercayaan dengan menurunkannya sebagai starter di laga panas derbi Manchester. Keputusan itu terbayar lunas. Man United tampil solid dan menaklukkan Manchester City 2-0 di Old Trafford pada Sabtu (17/1/2026). Kemenangan itu bukan cuma penting bagi tim, tapi juga jadi titik balik bagi Mainoo. Ia kembali merasa dibutuhkan dan dipercaya, sesuatu yang sebelumnya hilang.

Untuk saat ini, Mainoo memilih bertahan dan fokus membalas kepercayaan tersebut di lapangan.


Perjuangan Mainoo di Bawah Amorim

Selebrasi gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo setelah mencetak gol keempat ke gawang Wolverhampton Wanderers pada laga pekan ke-22 Premier League 2023/2024 di Molineux Stadium, Wolverhampton, Kamis (1/2/2024). (PA via AP Photo/Bradley Collyer)

Musim 2023-24 sebenarnya terasa sempurna bagi Mainoo. Ia tampil gemilang, membantu United menjuarai Piala FA, lalu bersinar bersama Timnas Inggris hingga final Euro. Namun semuanya berubah setelah Ruben Amorim datang akhir 2024. Mainoo perlahan tersingkir dari tim utama dan bahkan baru mencatatkan starter pertamanya di Liga Inggris musim ini saat Amorim sudah dipecat. Sang pelatih Portugal sempat menegaskan pilihannya.

“Saya hanya mencoba menurunkan pemain terbaik di lapangan,” kata Amorim, sambil menyiratkan Mainoo bukan prioritas, dilansir Goal.com.

Meski begitu, ia tetap menyebut Mainoo sebagai “masa depan” klub. Kontradiksi inilah yang membuat situasi sang gelandang kian rumit sebelum akhirnya berubah di era Carrick.


Kepercayaan Instan dari Carrick

Pelatih interim Manchester United, Michael Carrick, memberi ucapan selamat kepada gelandang asal Kamerun Bryan Mbeumo saat meninggalkan lapangan setelah ditarik keluar dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, Manchester, Sabtu (17/1/2026). (Darren Staples / AFP)

Masa depan Mainoo sempat jadi bahan spekulasi karena kontraknya baru habis pada 2027 dan belum diperpanjang. Namun, kedatangan Carrick mengubah arah cerita. Menurut laporan Fabrizio Romano, Mainoo akan bertahan setidaknya hingga akhir musim karena adanya kepercayaan instan dari Carrick.

Setan Merah sendiri memang tak berniat menjualnya di Januari. Meski begitu, urusan kontrak tetap jadi topik besar dalam beberapa bulan ke depan. Bagi Mainoo, keputusan bertahan bukan sekadar soal dokumen, tapi tentang merasa dihargai. Kepercayaan langsung di laga besar seperti derbi Manchester memberi sinyal jelas bahwa ia kembali masuk rencana utama tim.


Awal Manis Carrick dan Tantangan Mainoo

Gelandang Manchester United asal Inggris bernomor punggung 37, Kobbie Mainoo, melakukan pemanasan sebelum pertandingan Liga Inggris antara Burnley dan Manchester United di Turf Moor, Burnley, barat laut Inggris pada 7 Januari 2026. (Oli SCARFF/AFP)

Carrick memulai tugasnya dengan cara ideal. Man United bukan hanya menang, tapi mendominasi Man City di hampir semua aspek.

“Ada begitu banyak hal baik hari ini,” ujar Carrick saat sesi wawancara, dilansir BBC.

Ia memuji respons pemain dalam situasi persiapan singkat dan emosi tinggi. Bagi Mainoo, performa ini membuka peluang besar. Target terdekatnya adalah kembali starter saat Man United bertandang ke markas Arsenal. Jika konsisten di paruh kedua musim, Mainoo berpeluang menarik perhatian Thomas Tuchel dan masuk skuad Inggris menuju Piala Dunia 2026. Dari hampir pergi, kini Mainoo justru punya jalan terbuka menuju panggung terbesar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya