Mantan Pemain Manchester United Dipecat dari Klub League One Setelah 8 Bulan Menjabat

Lee Grant, mantan pemain Manchester United, dipecat Huddersfield setelah delapan bulan. Klub kini fokus menata sisa musim League One.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 19 Januari 2026, 10:48 WIB
Kiper Manchester United, Lee Grant. (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta - Mantan pemain Manchester United, Lee Grant, belum lama ini dipecat Huddersfield Town. Padahal, ia baru delapan bulan menjabat manajer klub League One tersebut.

Grant ditunjuk Mei 2025 dengan target membawa tim promosi ke Championship. Namun, performa buruk membuat manajemen memutuskan untuk mengganti pelatih.

Dalam 12 laga terakhir, Huddersfield hanya meraih tiga kemenangan. Kekalahan 3-1 dari Burton Albion menjadi pemicu keputusan pemecatan.

Sebelum dipecat, tim menempati posisi keenam di klasemen League One. Mereka tertinggal 16 poin dari pemimpin klasemen Cardiff City, sehingga perubahan dianggap perlu.


Karier Kepelatihan Lee Grant

Lee Grant. Kiper berusia 39 tahun ini baru saja pensiun bersama Manchester United pada Juli 2022 setelah 4 musim berseragam Setan Merah. Sebelumnya ia didatangkan MU dari Stoke City pada awal musim 2018/2019 untuk diplot sebagai kiper ketiga setelah David De Gea dan Sergio Romero. Bersama MU ia hanya bermain dalam 2 laga, 1 kali di Piala Liga musim 2018/2019 dan 1 kali di Liga Europa musim 2019/2020. (AFP/Getty Images/Victor Decolongon)

Lee Grant memulai karier kepelatihannya sebagai asisten Kieran McKenna di Ipswich Town. Langkah ini menjadi awal perjalanannya setelah pensiun dari Manchester United pada musim panas 2022.

Selama di Old Trafford, Grant sempat menjadi kiper ketiga dan bekerja sama dengan Michael Carrick serta Ole Gunnar Solskjaer di staf pelatih. Pengalaman ini memberinya wawasan penting dalam manajemen tim.

Transisi dari pemain ke manajer utama di Huddersfield terbukti menantang. Tugas membawa tim promosi menjadi ujian besar bagi pelatih muda ini.


Hasil dan Statistik di Huddersfield

Kiper Manchester United, Lee Grant (kanan) bersama pelatih Jose Mourinho saat sesi latihan di Carrington Training complex, Manchester (26/11/2018). Lee Grant didatangkan Manchester United dari Stoke City pada awal musim 2018/2019 dengan nilai transfer 1,7 juta euro untuk melapis posisi penjaga gawang. Hingga pensiun bersama MU pada Juli 2022 ia hanya tampil dalam 2 laga saja di semua ajang. (AFP/Oli Scarff)

Grant memimpin 36 pertandingan di Huddersfield. Dari jumlah tersebut, tim meraih 17 kemenangan dan 13 kekalahan, dengan rasio poin per pertandingan 1,58.

Selama kepemimpinannya, tim masih bersaing memperebutkan posisi playoff. Namun tren negatif akhir musim membuat manajemen menilai perubahan lebih tepat dilakukan.

Pemecatan ini terjadi meski Grant sempat membawa beberapa kemenangan penting. Performa yang tidak konsisten mendominasi evaluasi klub.


Pernyataan Manajemen Huddersfield

Lee Grant (kanan). Kiper berusia 39 tahun ini didatangkan Manchester United dari Stoke City di awal musim 2018/2019. Hingga kini pemain yang diplot sebagai kiper ke-4 ini baru tampil dua kali. Ia diyakini akan pensiun di akhir musim bertepatan dengan tuntasnya kontrak di MU. (AFP/Pool/Adam Warzawa)

Pemilik dan chairman Huddersfield, Kevin Nagle, menyatakan pemecatan Grant karena target tim belum tercapai. Dengan setengah musim tersisa, manajemen merasa perubahan diperlukan agar tim kembali ke jalur.

Nagle juga menyampaikan apresiasi terhadap usaha Grant. Ia berharap Grant sukses di karier kepelatihan selanjutnya.

"Sayangnya, berdasarkan performa saat ini, tidak satu pun dari tujuan tersebut tercapai dan, dengan sisa waktu kurang dari setengah musim, kami merasa tidak ada pilihan lain selain melakukan perubahan untuk mengembalikan tim ke jalur yang benar," ucap Nagle.

"Saya ingin berterima kasih kepada Lee atas usahanya dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya di masa depan. Tujuan dan keinginan kami yang telah dinyatakan sebelumnya untuk musim ini tetap sama dan kami akan melakukan perubahan dengan tetap mengingat ambisi tersebut."


Persaingan Sengit di Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya