Massimiliano Allegri Siapkan Rotasi Lagi saat Milan Menjamu Lecce

Massimiliano Allegri menyiapkan rotasi pemain saat AC Milan menjamu Lecce di Serie A. Perubahan utama diprediksi terjadi di lini tengah dan lini serang.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 18 Januari 2026, 20:37 WIB
Massimiliano Allegri memberikan instruksi pada skuad AC Milan di laga lawan Napoli di semifinal Supercoppa Italiana di Stadion Universitas King Saud, Riyadh, Arab Saudi, Jumat (19/12/2025). (AP Photo/Altaf Qadri)

Liputan6.com, Jakarta - Massimiliano Allegri dikabarkan akan melakukan sejumlah perubahan dalam susunan pemain AC Milan. Keputusan ini diambil jelang lanjutan Serie A melawan Lecce.

AC Milan akan melanjutkan perjuangan mereka di kompetisi domestik dengan menjamu Lecce. Pertandingan pekan ke-21 Serie A tersebut digelar di Stadion San Siro, Senin (19/1/2026) dini hari WIB.

Laga ini datang tak lama setelah kemenangan 3-1 atas Como. Hasil tersebut memicu perbincangan karena adanya beberapa perubahan dalam komposisi tim.

Menghadapi Lecce asuhan Eusebio Di Francesco, Milan diperkirakan kembali tampil dengan pendekatan berbeda. Menurut Calciomercato.com, Allegri menyiapkan hingga empat pergantian pemain.


Perombakan di Lini Tengah

Pemain AC Milan, Luka Modric, berjabat tangan dengan pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, usai ditarik keluar pada laga Liga Italia antara AC Milan vs Verona di Milan, Italia, Minggu, 28 Desember 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Massimiliano Allegri diprediksi melakukan perubahan paling signifikan di lini tengah. Tiga posisi di area tersebut berpotensi mengalami rotasi.

Pervis Estupinan diperkirakan kembali masuk starting XI. Ia akan menggantikan Davide Bartesaghi di sisi kiri dalam skema 3-5-2.

Di sektor tengah, Luka Modric dan Youssouf Fofana berpeluang diistirahatkan. Ardon Jashari serta Samuele Ricci disiapkan untuk mengisi peran tersebut.


Peran Pemain Kunci Tetap Terjaga

Kemenangan AC Milan atas Como dalam laga lanjutan Liga Italia 2025/2026, Kamis (15/01/2026) waktu setempat, tak lepas dari penampilan apik Adrien Rabiot. (AFP/Stefano Rellandini)

Massimiliano Allegri tetap mempertahankan beberapa pemain inti di lini tengah. Adrien Rabiot dan Alexis Saelemaekers masih menjadi bagian penting dalam skema permainan.

Keduanya dinilai sulit tergantikan karena kontribusi taktikal dan konsistensi performa. Kehadiran mereka diharapkan menjaga keseimbangan tim.

Stabilitas ini dianggap penting di tengah rotasi yang dilakukan. Milan tetap membutuhkan fondasi kuat untuk mengontrol jalannya pertandingan.


Pergantian di Lini Serang

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, berbicara dengan pemain AC Milan, Christian Pulisic, usai ditarik keluar pada laga Serie A antara AC Milan vs Verona di Milan, Italia, Minggu, 28 Desember 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Massimiliano Allegri juga merencanakan perubahan di lini depan. Christian Pulisic diperkirakan kembali menjadi starter.

Pemain asal Amerika Serikat itu akan menggantikan Christopher Nkunku. Jika skenario ini terjadi, Pulisic akan berduet dengan Rafael Leao.

Nkunku kemungkinan memulai laga dari bangku cadangan bersama Niclas Fullkrug. Allegri berharap kombinasi baru ini mampu memberi variasi serangan.


Risiko Rotasi dan Evaluasi

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, memberi instruksi kepada para pemainnya pada laga Serie A/Liga Italia antara AC Milan vs Genoa di Milan, Italia, Kamis, 8 Januari 2026. (AP Photo/Antonio Calanni)

Massimiliano Allegri menyadari bahwa rotasi selalu mengandung risiko. Strategi serupa pernah diterapkan pada laga tandang melawan Fiorentina.

Dalam pertandingan tersebut, Milan harus bekerja keras untuk mempertahankan catatan tak terkalahkan. Gol penyeimbang di menit akhir menjadi penyelamat.

Kini, efektivitas pendekatan yang sama kembali diuji. Laga melawan Lecce akan menjadi tolok ukur keberhasilan rotasi Allegri.

Sumber: Sempre Milan


Persaingan Sengit di Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya