Manchester City 1 Kaki ke Final Carabao Cup, Pahlawan Kemenangan Disidang Pep Guardiola

Rayan Cherki memberi modal besar bagi Manchester City mencapai final Carabao Cup.

oleh Rindi AntikaDiterbitkan 14 Januari 2026, 23:39 WIB
Bruno Guimaraes berlari membawa bola melewati Phil Foden dalam laga leg pertama semifinal Piala Liga Inggris antara Newcastle vs Manchester City di St. James' Park, 14 Januari 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester City berhasil mencuri kemenangan krusial saat bertandang ke markas Newcastle United dalam laga leg pertama semifinal Carabao Cup, Rabu (14/1/2026) dini hari WIB.

Meskipun bermain di bawah tekanan pendukung tuan rumah di St James' Park, tim asuhan Pep Guardiola menunjukkan kelasnya sebagai kandidat kuat juara dengan menutup pertandingan lewat skor meyakinkan 2-0.

Kemenangan ini memberikan modal yang sangat besar bagi The Citizens saat mereka akan menjamu The Magpies pada pertemuan kedua di Etihad Stadium, sekaligus memperbesar peluang untuk melaju ke partai final kompetisi ini.

Newcastle, yang berstatus sebagai juara bertahan, kini berada dalam posisi sulit karena harus mengejar defisit dua gol di laga tandang jika ingin mempertahankan mahkota juara mereka tahun ini.


Dominasi Semenyo dan Kontroversi VAR

Antoine Semenyo mengawali kiprahnya bersama Manchester City dengan moncer. Winger berusia 26 tahun tersebut berhasil mencetak dua gol plus satu assist dari dua pertandingan bersama Man City. (AP Photo/Dave Thompson)

Pertandingan berjalan sangat sengit sejak awal babak pertama, namun kebuntuan baru pecah pada menit ke-53 melalui aksi impresif rekrutan baru Manchester City senilai 64 juta poundsterling, Antoine Semenyo.

Pemain internasional Ghana tersebut berhasil mengoyak jala gawang Newcastle dan membawa tim tamu unggul satu gol yang mengubah dinamika permainan di lapangan.

Sebenarnya, Semenyo sempat mencetak gol kedua tak lama kemudian, namun wasit menganulir gol tersebut setelah melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee atau VAR yang cukup memakan waktu.

Keputusan VAR tersebut menyatakan bahwa Erling Haaland berada dalam posisi offside dan dianggap mengganggu pergerakan kiper lawan, sebuah keputusan yang memicu kemarahan besar dari Pep Guardiola di pinggir lapangan karena ia menganggap gol tersebut sangat sah secara teknis.


Drama Menit Akhir dan Gol Pengunci Cherki

Pemain Manchester City, Rayan Cherki, bersama Erling Haaland merayakan gol ke gawang Nottingham Forest pada laga pekan ke-18 Premier League di Stadion The City Ground, Sabtu (27/12/2025). (Barrington Coombs/PA via AP)

Memasuki fase akhir pertandingan, Newcastle United berusaha keras untuk menyamakan kedudukan melalui beberapa peluang emas, termasuk tendangan Bruno Guimaraes yang membentur tiang gawang dan upaya Yoane Wissa yang gagal berbuah gol.

Namun, justru Manchester City yang berhasil menambah keunggulan mereka pada masa injury time yang sangat krusial di penghujung laga.

Pemain pengganti, Rayan Cherki, menjadi pahlawan kemenangan setelah mencetak gol kedua pada menit ke-90+8 yang memastikan kemenangan tim tamu menjadi mutlak.

Lanjut Baca:

Gol ini tidak hanya mengunci kemenangan bagi City, tetapi juga memberikan tekanan psikologis yang sangat berat bagi seluruh skuat Newcastle United yang telah berjuang keras sepanjang pertandingan namun gagal memanfaatkan keunggulan bermain di hadapan publik sendiri.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya