Real Madrid Ganti Pelatih, Ini Misi Alvaro Arbeola di Sisa Musim

Alvaro Arbeloa menegaskan tak ingin meniru Jose Mourinho usai ditunjuk jadi pelatih Real Madrid.

oleh Dimas Satria NugrohoDiterbitkan 14 Januari 2026, 23:28 WIB
Alvaro Arbeola ditunjuk sebagai pelatih baru Real Madrid. (AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid resmi memasuki era baru setelah menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala usai kepergian mendadak Xabi Alonso. Keputusan ini cukup mengejutkan, mengingat Alonso baru menangani Los Blancos selama 34 pertandingan dan sempat membawa tim ke final Supercopa de Espana.

Arbeloa bukan sosok asing di Bernabeu. Mantan bek kanan itu menghabiskan enam tahun membina tim junior dan tim B sebelum dipercaya naik ke tim utama.

Pengalaman panjangnya di dalam klub jadi modal utama Madrid untuk menjaga stabilitas di tengah musim yang masih panjang. Kini, Arbeloa menghadapi tantangan besar: menjaga asa gelar di Liga Spanyol, Liga Champions, dan Copa del Rey tetap hidup.


Tak Ingin Jadi Mourinho Versi Baru

Sebagai pelatih baru Real Madrid, Alvaro Arbeola tak bakal ikuti jejak kepelatihan Jose Mourinho. (AFP)

Nama Jose Mourinho langsung mencuat begitu Arbeloa diperkenalkan. Wajar, mengingat Arbeloa pernah menjadi bagian penting skuad Madrid saat Mourinho melatih pada 2010–2013.

Namun, Arbeloa dengan tegas menepis anggapan itu. Dalam konferensi pers perdananya, ia menegaskan tak ingin meniru siapa pun.

“Saya akan seperti Arbeloa. Jika saya mencoba menjadi seperti Mourinho, saya akan gagal secara spektakuler,” ujar Arbeola, dilansir Goal.com.

Ia mengakui banyak belajar dari para pelatih hebat sepanjang kariernya, tetapi merasa setiap pelatih harus punya jalannya sendiri. Baginya, mengambil esensi terbaik dari banyak sosok jauh lebih penting ketimbang menyalin satu figur besar.


Hubungan Dekat dengan Xabi Alonso Tetap Utuh

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, berjalan bersama para pemainnya saat pertandingan La Liga Spanyol melawan Rayo Vallecano di Estadio de Vallecas, Spanyol, Minggu (9/11/2025). (AP Photo/Manu Fernandez)

Pergantian pelatih sering memicu drama, tetapi tidak demikian dengan Arbeloa dan Alonso. Keduanya dikenal punya hubungan sangat dekat sejak bermain bersama di Real Madrid, Liverpool, hingga timnas Spanyol. Arbeloa mengungkapkan ia langsung menghubungi Alonso setelah keputusan klub diumumkan.

“Apa yang saya bicarakan dengan Xabi akan tetap menjadi rahasia kami,” kata Arbeola.

Ia menegaskan tak ada ganjalan apa pun di antara mereka. Alonso bahkan mendoakan kesuksesannya. Arbeloa menyebut persahabatan mereka melampaui sepak bola. Dukungan moral ini menjadi penting bagi Arbeloa yang akan menjalani debutnya dengan tekanan besar.


Target dan Tantangan Baru Los Blancos

Real Madrid berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-45+2 lewat aksi Vinicius Junior. Tampak dalam foto, penyerang Real Madrid asal Brasil, Vinicius Junior menyundul bola saat pertandingan final Piala Super Spanyol melawan Real Madrid di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah pada Minggu 11 Januari 2026 waktu setempat atau Senin 12 Januari 2026 dini hari WIB. (Fadel SENNA/AFP)

Secara klasemen, Real Madrid masih punya banyak pekerjaan rumah. Mereka tertinggal empat poin dari Barcelona di Liga Spanyol dan berada di posisi ketujuh Liga Champions setelah kalah dari Liverpool dan Manchester City. Meski begitu, Arbeloa tetap optimistis.

“Musim masih panjang, dan kami berada di posisi yang bagus untuk semua turnamen,” ucap Arbeola.

Fokus utamanya adalah membuat pemain nyaman, bahagia, dan menikmati permainan. Ia menegaskan DNA Madrid tetap sama: menang, menang, dan menang lagi. Arbeloa akan memulai petualangan barunya saat Madrid bertandang ke markas Albacete di Copa del Rey, laga pertama dari era barunya di tim utama.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya