Liverpool: Szoboszlai Minta Maaf usai Blunder dan Dinilai Tak Menghormati Lawan

Liverpool menang atas Barnsley di Piala FA, tetapi Dominik Szoboszlai meminta maaf usai blunder yang dinilai tak menghormati lawan.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 13 Januari 2026, 22:37 WIB
Pemain Liverpool, Dominik Szoboszlai melakukan selebrasi seusai membobol gawang Barnsley pada lanjutan Piala FA 2025/2026 di Anfield, Selasa (13/1/2026) dini hari WIB. (PETER POWELL / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool melangkah ke babak berikutnya Piala FA dengan kemenangan 4-1 atas Barnsley di Anfield. Akan tetapi, hasil positif itu diwarnai kesalahan tak biasa dari Dominik Szoboszlai yang memicu perdebatan.

Gelandang asal Hungaria tersebut melakukan sentuhan keliru di area sendiri menjelang akhir babak pertama. Momen itu memberi Barnsley gol hiburan melalui Adam Phillips dari jarak sangat dekat.

Situasi tersebut membuat pertandingan yang semula terkendali berubah sedikit tegang. Namun, Liverpool tetap menjaga fokus hingga peluit akhir dan memastikan tiket ke putaran keempat.


Blunder, Permintaan Maaf, dan Reaksi Internal

Memanfaatkan kesalahan fatal Dominik Szoboszlai pada menit ke-40, gelandang Barnsley Adam Philips berhasil mencetak gol ke gawang Liverpool sekaligus memperpendek ketinggalan gol. Skor 2-1 bertahan hingga babak pertama usai. Tampak dalam foto, gelandang Barnsley asal Inggris, Adam Phillips merayakan gol pertama timnya saat pertandingan putaran ketiga Piala FA Inggris melawan Liverpool di Stadion Anfield, pada Senin 12 Januari 2026 waktu setempat atau Selasa (13/1/2026) dini hari WIB. (PETER POWELL/AFP)

Kesalahan Szoboszlai terjadi saat ia mencoba menghentikan serangan lawan dengan flick berisiko di area berbahaya. Tekanan pemain Barnsley membuat bola jatuh ke kaki Phillips yang dengan mudah mencetak gol.

Pelatih Barnsley, Conor Hourihane, menyampaikan kekecewaan terhadap aksi tersebut dalam konferensi pers. “Saya pikir itu sedikit tidak respek, dan saya tidak merasa dia akan melakukan itu saat melawan Chelsea atau Arsenal di Liga Champions,” ujar Hourihane.

Arne Slot juga bereaksi tegas terhadap keputusan anak asuhnya itu. “Saya tidak berpikir Anda seharusnya melakukan itu di pertandingan Liga Inggris, Piala Liga, laga persahabatan, atau sesi latihan,” kata Slot.

Szoboszlai kemudian mengambil tanggung jawab penuh atas kesalahannya. “Maaf untuk tim lagi, saya membuat segalanya menjadi sulit dengan kesalahan yang mudah,” ucapnya kepada situs resmi klub.

Ia menambahkan bahwa sepak bola selalu memberi kesempatan untuk melangkah ke depan. “Sepak bola terus berjalan, dan kami melaju ke babak berikutnya,” lanjutnya.


Kontribusi Gol dan Fokus ke Babak Berikutnya

Arne Slot (kiri) bersiap-siap melakukan pergantian pemain saat Liverpool menghadapi Barnsley pada lanjutan Piala FA 2025/2026 di Anfield, Selasa (13/1/2026) dini hari WIB. (PETER POWELL / AFP)

Sebelum insiden tersebut, Szoboszlai membuka keunggulan lewat tendangan jarak jauh sekitar 35 meter. Gol itu menjadi fondasi permainan agresif yang ditunjukkan Liverpool sejak awal laga.

Jeremie Frimpong kemudian menggandakan keunggulan sebelum turun minum. Namun, gol Barnsley membuat skor menjadi 2-1 dan sempat menguji konsentrasi tuan rumah.

Pada babak kedua, pemain pengganti Florian Wirtz dan Hugo Ekitike memastikan kemenangan. Hasil ini mengantar Liverpool bertemu Brighton pada putaran keempat Piala FA.

Szoboszlai menilai kemenangan tersebut penting untuk menunjukkan keseriusan tim. “Kami ingin menunjukkan bahwa kami memandang Piala FA dengan serius dan membutuhkan seluruh skuad,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kontribusi pemain yang jarang tampil. Namun, ia menekankan bahwa tim masih memerlukan waktu agar semakin padu.

Bagi Liverpool, kemenangan ini menjadi modal kepercayaan diri, tapi dibarengi pelajaran berharga. Perhatian kini beralih pada laga berikutnya dan bagaimana tim merespons evaluasi internal yang telah ditegaskan Slot.

Sumber: Liverpool.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya