Liverpool Meratapi Cedera Conor Bradley, Timnas Irlandia Utara Ikut Gigit Jari

Bek Liverpool Conor Bradley dipastikan mengakhiri musim lebih cepat usai mengalami cedera lutut dan harus menjalani operasi.

oleh Rindi AntikaDiterbitkan 14 Januari 2026, 00:06 WIB
Momen tersebut terjadi saat injury time babak kedua. Kejadian bermula ketika Bradley mengalami cedera setelah berusaha menghalau bola dan mengalami pendaratan yang tidak sempurna. (AP Photo/Ian Walton)

Liputan6.com, Jakarta - Kabar buruk menghampiri raksasa Liga Inggris Liverpool setelah bek muda berbakat Conor Bradley dipastikan harus menyudahi musim ini lebih cepat.

Pemain berusia 22 tahun tersebut mengalami cedera lutut yang sangat serius saat membela The Reds dalam laga sengit melawan Arsenal yang berakhir imbang tanpa gol.

Tim medis Liverpool mengonfirmasi bahwa Bradley menderita kerusakan signifikan pada bagian tulang dan ligamen lututnya, sehingga memerlukan tindakan operasi dalam waktu dekat.

Momen ini terjadi di menit-menit akhir pertandingan. Situasi sempat memanas ketika penyerang Arsenal, Gabriel Martinelli, justru terlihat mencoba mendorong Bradley yang sedang cedera agar segera keluar dari lapangan permainan.

Tindakan Martinelli memicu amarah pemain Liverpool dan berujung pada kericuhan kecil di lapangan sehingga memaksa wasit Anthony Taylor mengeluarkan kartu kuning untuk pemain asal Brasil tersebut.


Dampak yang Ditimbulkan

Bradley pun ditandu ke luar lapangan akibat cedera tersebut. Sementara Gabriel Martinelli diganjar kartu kuning oleh wasit atas tindakannya. (AP Photo/Ian Walton)

Cedera parah ini tidak hanya merugikan Liverpool, tetapi juga memberikan dampak yang sangat besar bagi ambisi Conor Bradley bersama tim nasional Irlandia Utara.

Sang pemain dipastikan akan melewatkan pertandingan babak play-off Piala Dunia 2026 melawan Italia pada bulan Maret mendatang, sebuah laga yang sangat dinantikan oleh publik sepak bola negaranya.

Kalaupun berhasil menyisihkan Italia, partisipasi Bradley di turnamen utama musim panas mendatang juga masih menjadi tanda tanya besar. Kehilangan pemain kunci di lini pertahanan tentu menjadi kerugian tak ternilai bagi pelatih Michael O’Neill dalam menghadapi agenda besar internasional tersebut.


Krisis Bek Kanan Liverpool

Manajer Liverpool, Arne Slot, berjalan meninggalkan lapangan seusai pertandingan Liga Inggris melawan Arsenal di Emirates, Jumat (9/1/2026). (AP Photo/Ian Walton)

Absennya Bradley menambah beban pikiran bagi manajemen Liverpool karena tim kini tidak memiliki banyak opsi murni di posisi bek kanan. Pelatih Arne Slot sebelumnya sudah terpaksa menggunakan gelandang Dominik Szoboszlai dan Curtis Jones untuk mengisi posisi bek kanan dalam beberapa kondisi darurat.

Tanpa kehadiran Bradley sebagai satu-satunya pemain natural di sektor tersebut, Slot kini harus memutar otak lebih keras untuk menjaga performa tim tetap stabil demi mengejar trofi di berbagai kompetisi yang masih mereka ikuti.    

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya