Liputan6.com, Jakarta - Setiap kali bencana banjir melanda, menjadi kabar viral dan terkadang merupakan hoaks ikut menyebar dengan cepat di tengah masyarakat. Fenomena ini tidak hanya menimbulkan kebingungan, tetapi juga berpotensi memicu kepanikan yang tidak perlu di kalangan publik.
Mengingat dampak negatif yang ditimbulkan oleh hoaks, penting bagi kita untuk selalu memverifikasi setiap informasi yang diterima, terutama yang berkaitan dengan bencana alam.
Advertisement
Cek Fakta Liputan6.com secara aktif melakukan verifikasi terhadap berbagai klaim dan informasi yang beredar di media sosial agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya, sehingga dapat mengambil tindakan yang tepat tanpa diliputi kekhawatiran akibat hoaks.
Berbagai fata dari kabar viral terkait banjir telah berhasil terungkap dan diidentifikasi, mulai dari video rekayasa hingga klaim peringatan bencana palsu.
Berikut adalah kumpulan kabar viral terkait banjir yang telah diverifikasi faktanya.
Video Jokowi Tinjau Bencana Banjir di Sumatera
Beredar di media sosial postingan video mantan Presiden Jokowi meninjau korban banjir di Sumatera Barat pada awal Desember 2025. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 3 Desember 2025.
Dalam video terdapat mantan Presiden Jokowi mengenakan kemeja putih digulung sedang berjalan didampingi beberapa orang dengan latar beberapa eskavator sedang bekerja membereskan puing.
Video itu disertai narasi:
"Jokowi Tiba di Lokasi Bencana Sumbar, jangan digoreng ya kubu sebelah Jokowi masih dicintai rakyat"
Akun itu menambahkan narasi:
"Jokowi sudah bukan presiden tapi masih datang ke lokasi bencana di sumbar, dan sambutan rakyat sumbar sangat luar biasa...Ternyata rakyat sangat cinta padamu..."
Lalu benarkah postingan video mantan Presiden Jokowi meninjau korban banjir di Sumatera Barat pada awal Desember 2025? Simak dalam artikel berikut ini...
Video Banjir Sibolga Diiringi Erupsi Gunung Api
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video erupsi gunung di tengah banjir Sibolga, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 29 November 2025.
Klaim video erupsi gunung di tengah banjir Sibolga menampilkan air berwarna coklat permukaannya hampir setara atap rumah. Kemudian dalam video terdapat gunung yang mengepulkan asap dan api dibagian puncaknya.
Dalam video terdapat tulisan sebagai berikut.
"Ya Allah lindungilah mereka yang terjebak banjir"
Dalam video juga terdapat narasi sebagai berikut.
"Yaallah lumpurnya makin tinggi, astaga itu mobilnya kebawa, pegang kuat kuat buk pegang. Lihat gunungnya meletus-meletus, semua naik naik ke atas."
Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
"Sibolga berduka"
Benarkah klaim video erupsi gunung di tengah banjir Sibolga? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.....
Video Harimau Terbawa Arus Banjir di Sumatera
Beredar di media sosial postingan video harimau sedang terbawa arus banjir di Sumatera. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Instagram. Akun itu mempostingnya pada 1 Desember 2025.
Dalam postingannya terdapat video sedang duduk di atas asbes dan terbawa arus banjir. Video itu disertai narasi:
"Akibat kerakusan manusia terutama para mafia-mafia tambang yang merusak hutan demi kepentingan perutnya sendiri"
Akun itu menambahkan narasi:
"Harimau sumatra pun jadi korban kekejaman mafia tambang"
Hingga saat ini video tersebut telah ditonton 4,8 juta kali dan mendapatkan lebih dari 220 ribu likes.
Lalu benarkah postingan video harimau sedang terbawa arus banjir di Sumatera? Simak artikel berikut ini......
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.