Liputan6.com, Jakarta - Liverpool akan memulai perjuangan di Piala FA musim ini dengan menjamu tim League One, Barnsley, dalam pertandingan putaran ketiga. Laga Liverpool vs Barnsley dijadwalkan berlangsung di Anfield, Selasa (13/1/2026) pukul 02.45 WIB.
Pertandingan ini diprediksi akan menjadi ujian bagi kedalaman skuad Liverpool di tengah badai cedera yang melanda.
Advertisement
Sebagai tim Premier League yang saat ini menduduki posisi keempat di klasemen, Liverpool jelas diunggulkan atas Barnsley yang berada di peringkat ke-17 League One.
Perbedaan 57 posisi di piramida sepak bola Inggris ini menunjukkan jurang kualitas yang signifikan antara kedua tim. Namun, Piala FA kerap menyajikan kejutan, dan Liverpool memiliki pengalaman pahit dari musim sebelumnya.
Manajer Arne Slot kemungkinan akan melakukan rotasi pemain untuk menjaga kebugaran skuadnya. Meskipun Liverpool di atas kertas jauh lebih unggul, mereka perlu waspada mengingat Barnsley bisa saja memanfaatkan momentum ini untuk menciptakan kejutan, terutama setelah Liverpool sendiri pernah menjadi korban kejutan di Piala FA musim lalu.
Performa Terkini Liverpool di Tengah Badai Cedera
Liverpool mengawali musim 2025/2026 dengan kekalahan adu penalti dari Crystal Palace di Community Shield. Namun, mereka segera bangkit dengan memenangkan tujuh pertandingan berikutnya di Premier League, Liga Champions, dan Piala EFL. Meskipun demikian, serangkaian kemenangan tersebut diwarnai dengan beberapa penampilan yang mengkhawatirkan, seringkali membutuhkan gol penentu di menit-menit akhir pertandingan.
Setelah periode positif itu, performa Liverpool sempat menurun drastis. Mereka menelan kekalahan pertama di liga dari Crystal Palace pada pekan keenam, diikuti oleh catatan buruk hanya meraih tiga kemenangan dari 12 pertandingan di semua kompetisi, dengan sembilan kekalahan.
Untungnya, Arne Slot berhasil membawa tim keluar dari krisis tersebut, membuat Liverpool kini tak terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk lima kemenangan dan lima hasil imbang.
Meski menunjukkan peningkatan, Liverpool datang ke pertandingan ini setelah meraih tiga hasil imbang beruntun. Musim lalu, The Reds harus menelan pil pahit setelah disingkirkan Plymouth Argyle di putaran keempat Piala FA dengan skor 1-0, menjadi salah satu kejutan terbesar di kompetisi tersebut. Ini menjadi pelajaran berharga bagi Arne Slot untuk tidak meremehkan lawan dari divisi bawah.