Liputan6.com, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membentuk tujuh komisi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan 2026 di Beach City International Stadium, Ancol Jakarta Utara, Sabtu (10/1).
Setiap komisi memiliki tugas masing-masing dalam membahas isu spesifik. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, Rakernas ini menjadi momentum kritis bagi partai untuk melakukan evaluasi, kritik, otokritik serta menentukan arah masa depan dalam menjawab persoalan bangsa.
Advertisement
“Ini menunjukkan partai menaruh skala prioritas terhadap berbagai persoalan pokok rakyat,” kata Hasto.
Sementara itu, Ketua DPP Bidang Ideologi dan Kaderisasi PDIP Djarot Saiful Hidayat menjelaskan, Rakernas ini dirancang untuk menyerap masukan dari seluruh peserta daerah (DPD).
"Jika pada Rakernas sebelumnya hanya ada tiga komisi, yaitu politik, organisasi, dan program. Maka pada Rakernas pertama pascakongres ke-6 ini, komisi dibuat lebih fokus dan substansial. Tujuannya untuk menjawab tantangan masa depan serta isu politik penting terkini," jelas Djarot.
Hasil kerja setiap komisi akan dirumuskan menjadi rekomendasi dan sikap politik resmi partai yang akan dibacakan pada penutupan Rakernas, Senin (12/1).
Berikut Tujuh Komisi
1. Komisi Sikap Politik: Membahas arah internal dan eksternal partai, termasuk respons terhadap isu terkini seperti Pilkada.
2. Komisi Program: Terbagi dalam subkomisi Pemerintahan, Kerakyatan, dan Hubungan Internasional; membahas isu desentralisasi hingga tata kelola daerah.
3. Komisi Organisasi: Fokus pada konsolidasi struktur hingga akar rumput (ranting), rekrutmen, serta pendidikan politik.
4. Komisi Pemenangan Pemilu: Merancang strategi pemenangan untuk Pemilu Legislatif dan Pilkada mendatang.
5. Komisi Pemuda dan Komunikasi Politik: Menyikapi peluang pemilih muda yang diprediksi mencapai 56% pada 2029 melalui strategi komunikasi yang relevan.
6. Komisi Perempuan dan Anak: Membahas perlindungan dan persoalan spesifik kelompok perempuan dan anak.
7. Komisi Lingkungan Hidup dan Mitigasi Bencana: Merespons serius kerusakan ekologis, sesuai arahan utama Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Jalankan Keputusan Partai dengan Struktur Baru
PDIP menegaskan kesiapan penuh menjalankan seluruh keputusan partai, seiring rampungnya konsolidasi organisasi dari pusat hingga daerah. Hasto mengatakan, Rakernas I digelar sebagai momentum kritik dan otokritik atas perjalanan partai, sekaligus menentukan arah masa depan bangsa dan negara.
“Rakernas pertama ini merupakan tahapan lanjutan dari amanat Kongres VI yang menugaskan DPP menyelesaikan pembentukan DPD dan DPC di seluruh Indonesia pada akhir 2025,” beber Hasto.
Dengan selesainya konsolidasi tersebut, PDIP memasuki awal 2026 dengan struktur kepengurusan baru di seluruh tingkatan.
Menurut Hasto, Rakernas I menunjukkan tahapan konsolidasi struktur dan struktural partai yang sangat penting bagi keberlanjutan perjuangan politik PDIP.
Reporter: Merdeka.com/Nur Habibie