Harga Emas Antam 10 Januari 2026 Naik Rp 25.000, Dekati Rekor Termahal

Harga emas Antam dan harga buyback emas Antam melonjak tajam pada perdagangan hari ini 10 Januari 2026. Simak rinciannya jika Anda ingin membeli.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 10 Januari 2026, 11:30 WIB
Harga emas Antam pada hari ini naik Rp 25.000 menjadi Rp Rp 2.602.000 per gram. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas batangan yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas Antam hari ini, Jumat (9/1/2026) kembali naik. Harga emas Antam hari ini sudah mendekati rekor termahal sepanjang masa.

Harga emas Antam pada hari ini naik Rp 25.000 menjadi Rp Rp 2.602.000 per gram. Sedangkan pada perdagangan kemarin, harga emas Antam dibanderol Rp 2.577.000 per gram.

Untuk harga buyback emas Antam juga naik tetapi dengan nilai lebih kecil yaitu Rp 21.000 menjadi Rp 2.204.000. Harga buyback ini adalah jika Anda ingin menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 2.204.000 gram.

Untuk diketahui, rekor tertinggi harga emas Antam sebelumnya dicetak pada perdagangan Sabtu, 27 Desember 2025. Harga emas Antam di angka Rp 2.605.000 per gram. Sedangkan harga buyback emas Antam Rp 2.464.000 per gram.

Informasi mengenai harga emas Antam ini bersumber dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk. Dengan demikian, data yang disajikan memiliki akurasi dan kredibilitas yang tinggi bagi publik.

Berikut daftar harga emas Antam Sabtu 10 Januari 2026:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 1.351.500
  • Harga emas 1 gram: Rp 2.602.000.
  • Harga emas 2 gram: Rp 5.144.000.
  • Harga emas 3 gram: Rp 7.691.000.
  • Harga emas 5 gram: Rp 12.785.000.
  • Harga emas 10 gram: Rp 25.515.000.
  • Harga emas 25 gram: Rp 63.662.000.
  • Harga emas 50 gram: Rp 127.245.000.
  • Harga emas 100 gram: Rp 254.412.000.
  • Harga emas 250 gram: Rp 635.765.000.
  • Harga emas 500 gram: Rp 1.271.320.000.
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 2.542.600.000.

Harga Emas Dunia Menguat, Data Payroll AS dan Geopolitik Jadi Pendorong

Ilustrasi Harga Emas Hari Ini di Dunia. Foto: DAVID GRAY | AFP

Harga emas dunia menguat pada perdagangan Jumat dan berada di jalur kenaikan mingguan. Penguatan ini terjadi seiring investor merespons data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan, di tengah meningkatnya ketidakpastian kebijakan dan geopolitik global.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (10/12/2026), harga emas spot tercatat naik 0,5% ke level USD 4.496,09 per ons. Sepanjang pekan ini, harga emas berpotensi menguat sekitar 3,9%. Sebelumnya, logam mulia tersebut sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di USD 4.549,71 per ons pada 26 Desember.

Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari menguat 0,5% ke posisi USD 4.483 per ons.

Dari sisi data ekonomi, laporan menunjukkan nonfarm payrolls AS pada Desember hanya bertambah 50.000 pekerjaan, lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 60.000. Tingkat pengangguran tercatat turun ke 4,4%, di bawah perkiraan 4,5%.

“Payrolls menunjukkan lingkungan penciptaan lapangan kerja yang lemah. Potensi meningkatnya ketegangan geopolitik, harga minyak yang cenderung lebih tinggi dan bersifat inflasi, ketidakpastian, serta kebijakan The Fed yang melonggar—semuanya menjadi kombinasi positif bagi logam mulia,” ujar Global Head of Commodity Strategy TD Securities Bart Melek.

Bisa Tembus USD 5.000

Ilustrasi harga emas dunia hari ini (Foto By AI)

Pelaku pasar juga masih memperhitungkan setidaknya dua kali pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve tahun ini, kondisi yang secara historis menguntungkan harga emas.

Di sisi lain, ketegangan geopolitik tetap tinggi, mulai dari meningkatnya gejolak di Iran, perang Rusia-Ukraina yang berlanjut, hingga dinamika politik AS.

Metals Focus bahkan memproyeksikan harga emas berpeluang menembus rekor baru di atas USD 5.000 pada 2026, didorong tren de-dolarisasi dan risiko geopolitik global.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya