Real Madrid Menang, Valverde Bicara Jujur: Atletico Madrid Lebih Baik

Federico Valverde mengakui Atletico Madrid tampil lebih baik meski Real Madrid menang 2-1 di semifinal Supercopa de Espana.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 09 Januari 2026, 13:37 WIB
Pemain Real Madrid, Federico Valverde (depan), merayakan gol pada laga semifinal Piala Super Spanyol/Supercopa de Espana antara Atletico Madrid vs Madrid di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Kamis, 8 Januari 2026. (AP Photo/Altaf Qadri)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid memastikan satu tempat di final Supercopa de Espana 2026 setelah menundukkan Atletico Madrid dengan skor 2-1. Laga semifinal ini digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, Jumat (09/01/2026) dini hari WIB.

Los Blancos membuka keunggulan sangat cepat lewat gol Federico Valverde pada menit kedua. Dominasi awal itu membuat Madrid terlihat berada di jalur yang tepat untuk mengendalikan pertandingan.

Rodrygo Goes kemudian menggandakan keunggulan Madrid pada menit ke-55, memberi jarak yang tampak aman. Namun, Atletico Madrid tak tinggal diam dan terus memberi tekanan.

Tekanan itu berbuah gol balasan Alexander Sorloth pada menit ke-58. Setelah itu, Madrid harus bertahan mati-matian karena Atletico tampil agresif hingga peluit akhir.


Valverde Akui Atletico Madrid Lebih Baik

Gol cepat Conor Gallagher saat laga baru berjalan 27 detik merubah agregat gol menjadi imbang 2-2 setelah sebelumnya Real Madrid menang 2-1 di leg pertama. (JAVIER SORIANO/AFP)

Meski keluar sebagai pemenang, Real Madrid mengakui pertandingan berjalan jauh dari kata nyaman. Atletico Madrid mampu mendikte tempo dan memaksa Madrid lebih sering bertahan.

Federico Valverde secara terbuka mengakui performa tim lawan yang menurutnya lebih menonjol. Gelandang asal Uruguay itu menilai Madrid harus jujur melihat permainan sendiri.

“Anda harus kritis terhadap diri sendiri. Mereka bermain lebih baik dari kami,” aku Valverde, seperti dilansir Football Espana.

“Kami adalah tim yang hebat, tetapi kami harus tahu bagaimana berjuang dan tetap bersatu," sambung pemain berusia 27 tahun tersebut.


Madrid Sempat Lengah Usai Unggul Cepat

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, memberi gestur pada laga semifinal Piala Super Spanyol/Supercopa de Espana antara Real Madrid vs Atletico Madrid di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Kamis, 8 Januari 2026. (AP Photo/Altaf Qadri)

Keunggulan cepat ternyata tidak sepenuhnya menjadi keuntungan bagi Real Madrid. Valverde mengungkapkan bahwa gol awal justru membuat timnya kehilangan fokus.

Madrid dinilai tidak mampu menjaga intensitas setelah mencetak gol pembuka. Situasi itu dimanfaatkan Atletico untuk mengembangkan permainannya.

“Anda selalu ingin memulai dengan kemenangan. Kami sedikit lengah setelah mencetak gol di awal.”

“Sulit bagi kami untuk memainkan permainan kami. Kami memiliki peluang, tetapi melalui serangan balik," tandas Valverde.

(Football Espana)


Klasemen Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya