Kontras Juventus dan AS Roma Sikapi Striker Mandul di Liga Italia

Pekan ke-19 Serie A menyoroti kontras nasib para striker Juventus dan AS Roma.

oleh Rindi AntikaDiterbitkan 09 Januari 2026, 01:00 WIB
Pemain Juventus, Jonathan David, berebut bola dengan pemain Sassuolo, Nemanja Matic (kiri) dan Tarik Muharemovic, dalam pertandingan Serie A di Reggio Emilia, Italia, Rabu 7/1/2026). (Massimo Paolone/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Pekan ke-19 Liga Italia 2025/2026 menjadi momen pembuktian bagi tiga penyerang, Jonathan David dari Juventus, serta duo AS Roma, Evan Ferguson dan Artem Dovbyk. Ketiganya berhasil mencetak gol dan membawa masing-masing tim meraih kemenangan pada laga Selasa kemarin.

David menginspirasi kemenangan 3-0 Juventus atas Sassuolo, sementara Ferguson dan Dovbyk mengamankan 2-0 bagi Roma saat menaklukkan Lecce.

Meski mencatatkan nama di papan skor, ketiganya mendapat perlakuan berbeda dari pelatih dan tim masing-masing.


Dukungan Juventus untuk Jonathan David

Luciano Spalletti, pelatih anyar Juventus yang menggantikan Igor Tudor. (Dok. X @juventusfcen)

Di kubu Juventus, pelatih Luciano Spalletti menunjukkan sikap protektif terhadap David yang baru mencetak gol keduannya di Serie A musim ini.

Setelah gagal mengeksekusi penalti di laga sebelumnya, David justru mendapatkan pelukan hangat dari seluruh anggota dan staf saat berhasil membobol gawang Sassuolo.

Spalletti menegaskan bahwa timnya akan terus membentengi striker asal Kanada tersebut dari kritik eksternal. Hal ini juga mengisyaratkan Juventus kemungkinan tidak akan mencari penyerang baru di bursa transfer musim ini.


Nasib Ferguson dan Dovbyk

Gawang kiper Timnas Indonesia itu tiga kali dijebol masing-masing oleh Matias Soule, Evan Ferguson, dan Wesley Franca. (AFP/Piero Cruciatti)

Berbanding terbalik dengan Juventus, pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini tidak puas meski Ferguson dan Dovbyk masuk dalam papan skor.

Gasperini menunjukkan rasa frustasinya terhadap lambatnya pergerakan manajemen dalam mendatangkan target transfer seperti Giacomo Raspadori dan Joshua Zirkzee.

Saking kecewannya dengan situasi tim, pelatih asal Italia ini menolak untuk berbicara kepada media setelah pertandingan.


Cedera Dovbyk dan Bursa Transfer Januari

Pemain AS Roma, Artem Dovbyk, melakukan selebrasi setelah mencetak gol dalam laga Serie A antara Roma dan Verona di Stadion Olimpico, Roma, Minggu, 28 September 2025. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Ironisnya, kegembiraan Roma atas gol Artem Dovbyk harus dibayar mahal dengan cedera baru yang diderita sesaat setelah laga berakhir. Hal ini semakin memperkuat sikap Gasperini untuk terus mendesak pemilik klub, Ryan Friedkin, agar segera mendatangkan penyerang baru.

Sementara Juventus, terlihat lebih tenang dan stabil dengan skuad yang ada, dan Roma berada dalam tekanan besar untuk menyelesaikan negosiasi transfer musim ini sebelum ditutup.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya