Gunung Semeru Erupsi Rabu Malam 7 Januari 2026, Semburkan Abu Vulkanik 1.000 Meter

Gunung Semeru di Lumajang kembali erupsi pada Rabu malam (7/1/2026), pukul 19.54 WIB.

oleh Ahmad ApriyonoDiterbitkan 07 Januari 2026, 20:55 WIB
Gunung Semeru di Lumajang kembali erupsi pada Rabu malam (7/1/2026), pukul 19.54 WIB. (Liputan6.com/ Dok PVMBG)

Liputan6.com, Lumajang - Gunung Semeru di Lumajang kembali erupsi pada Rabu malam (7/1/2026), pukul 19.54 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, tinggi kolom letusan Gunung Semeru teramati mencapai 1.000 meter di atas puncak, atau sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.

Petugas Pos Pantau Gunung Semeru Sigit Rian Alfian mengimbau masyarakat dan wisatawan yang ada di sekitar lokasi tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

"Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," katanya.

Dirinya juga mengimbau, masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

"Mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," katanya. 

Baru 7 hari tahun 2026, Gunung Semeru tercatat sudah meletus sebanyak 65 kali. Hingga hari ini, Rabu (7/1/2026), pukul 20.51 WIB, Gunung Semeru masih berstatus Siaga (Level III). 

Aktivitas Gunung Semeru

Menurut data PVMBG, berdasarkan hasil pemantauan sepanjang Rabu (7/1/2026), pukul 12.00-18.00 WIB, Gunung Semeru mengalami sebanyak 22 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 11-22 mm, dan lama gempa 65-108 detik, kemudian 7 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 4-7 mm, dan lama gempa 40-72 detik, lalu 1 kali Harmonik dengan amplitudo 2 mm, dan lama gempa 181 detik.

Pada masa pengamatan itu juga, Gunung Semeru mengalami 1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 5 mm, S-P 4.57 detik dan lama gempa 17 detik, lalu 2 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 4-18 mm, S-P 16-67 detik dan lama gempa 41-154 detik.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya