MotoGP Ungkap Tikungan Paling Angker di 2025, Mandalika Masuk Daftar

Tikungan 1 Sirkuit Sachsenring dinobatkan sebagai titik paling berbahaya MotoGP musim 2025.

oleh Rindi AntikaDiterbitkan 08 Januari 2026, 01:00 WIB
Pembalap MotoGP Italia dari tim Aprilia Racing, Marco Bezzecchi (kanan), memimpin rombongan di putaran pertama sprint race Grand Prix MotoGP Jerman di sirkuit balap Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal, dekat Chemnitz, Jerman timur, pada 12 Juli 2025. (Ronny Hartmann/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Data statistik kecelakaan MotoGP selama musim 2025 secara resmi menobatkan Tikungan 1 Sirkuit Sachsenring, Jerman, sebagai lokasi paling berbahaya di seluruh kalender balap.

Selama Grand Prix Jerman berlangsung, tercatat sebanyak 21 pembalap dari semua kelas terperangkap atau terjatuh di titik tersebut. Angka ini menjadikannya sebagai titik hitam kecelakaan tertinggi, unggul lima angka atas peringkat dua yakni Tikungan 1 Sirkuit Balaton Park di Hungaria.

Kedua tikungan tersebut mewajibkan pembalap melakukan pengereman keras dan membelok kanan tajam. Namun, Tikungan 1 Sachsenring juga menurun sehingga membuat penunggang kuda besi kehilangan kendali.

Dalam kondisi itu, pembalap harus mengandalkan rem roda depan berfungsi dengan baik. Namun, kedua tikungan itu juga sangat menarik bagi para pembalap untuk menyalip, sehingga memperbesar terjadinya sentuhan.


Peringkat Kecelakaan Sirkuit

Joan Mir saat mengalami kecelakaan pada balapan MotoGP Jerman 2025 di Sirkuit Sachsenring. (Ronny Hartmann / AFP)

Meskipun Sachsenring dan Balaton Park memiliki titik paling rawan dan memegang rekor insiden individu tertinggi, dua sirkuit tersebut bukanlah venue paling menakutkan bagi pembalap pada tahun lalu. 

Le Mans jadi trek yang paling banyak menghasilkan kecelakaan sepanjang 2025 berupa 70 crash sepanjang tiga hari Grand Prix.

Tikungan 3 jadi lokasi paling sering pembalap terjatuh dengan 12 insiden, disusul Tikungan 7 dan Tikungan 9 yang masing-masing mencatat 10 kecelakaan.

Sementara itu, Tikungan 6 Sirkuit Jerez dan Tikungan 16 Sirkuit Mandalika juga menjadi lokasi menyeramkan dengan 15 crash.

Di sisi lain, Sirkuit Aragon dan Lusail dinobatkan sebagai lintasan paling "aman" tahun ini, di mana masing-masing hanya mencatatkan 27 insiden jatuh selama satu akhir pekan penuh.


Total Insiden di MotoGP 2025

Ilustrasi dan logo MotoGP. (Liputan6.com/Abdillah)

MotoGP 2025 mencatatkan sejarah baru sebagai musim dengan jadwal terpadat yang terdiri dari 22 putaran. Secara akumulatif, terdapat total 965 kecelakaan yang terjadi di semua kelas balapan sepanjang tahun tersebut.

Angka ini 100 lebih banyak daripada tahun 2024, tetapi jauh di bawah rekor 1.126 kecelakaan pada tahun 2017 yang menghadirkan 18 seri.


Statistik Kecelakaan Pembalap MotoGP 2025

Pembalap MotoGP asal Spanyol dari tim Honda HRC Castrol, Joan Mir, mengalami kecelakaan saat menjalani balapan MotoGP Grand Prix Australia di Philip Island pada 19 Oktober 2025. (WILLIAM WEST / AFP)

Johann Zarco dari LCR Honda menjadi pembalap MotoGP yang paling sering mengalami kecelakaan dengan total 28 kali jatuh. Di posisi kedua, Jack Miller yang baru bergabung dengan Pramac Yamaha mencatatkan 25 kali jatuh.

Pembalap Moto3, Cormac Buchanan, memegang rekor insiden terbanyak di seluruh kategori balap dengan 35 kali jatuh. Ia diikuti sesama pembalap Moto3, David Almansa, yang menempati posisi kedua dengan catatan 31 kali jatuh.

Di kelas Moto2, Jorge Navarro menjadi pembalap yang paling sering terjatuh dengan frekuensi 21 kali. Jumlah ini menempatkannya di posisi ketujuh dalam daftar total seluruh kelas.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya