Cara Merawat Rem Mobil Listrik di Musim Hujan

Rem mobil listrik merupakan hal penting yang harusb dijaga kondisinya, terlebih ketika musim hujan. Genangan air yang melanda menjadikan rem tidak pakem dan berpotensi mengurangi performanya.

oleh Azkal Azkia NurrohmatDiterbitkan 06 Januari 2026, 08:12 WIB
Ilustrasi ban mobil (freepik.com)

Liputan6.com, Jakarta - Memasuki musim hujan yang melanda berbagai daerah di Indonesia menjadikan tantangan tersendiri bagi pengendara, khususnya mobil listrik. Pasalnya, jalanan licin hingga genangan air yang melanda dapat mempengaruhi kinerja pengereman ban mobil listrik. 

Rem ban mobil listrik merupakan komponen yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Pada mobil listrik, kondisi ban menjadi semakin krusial, terutama pada sistem pengereman. 

Dilansir dari laman Hyundai Mobil, kendaraan listrik biasanya menggunakan rem hidrolik dan sebagian besar pengereman sehari-hari dilakukan rem regeneratif.  Sistem ini membuat motor listrik berfungsi sebagai generator, memperlambat mobil sekaligus mengisi baterai.

Berbeda dengan mobil konvensional yang sepenuhnya mengandalkan gesekan kampas dan cakram, sistem rem pada mobil listrik meningkatkan daya tahan kampas karena tidak selalu diaktifkan untuk setiap proses pengurangan kecepatan. Meskipun demikian, rem hidrolik tetap tersedia sebagai alternatif atau saat terjadi situasi darurat dalam pengereman.

Musim hujan yang melanda meningkatkan risiko karat pada cakram dan mengurangi performa pengereman. Untuk merawat pengereman mobil listrik tetap optimal, bisa dilakukan dengan hal-hal berikut ini: 

  1. Bersihkan cakram rem dan kaliper secara berkala, terutama setelah melewati genangan air atau jalan berlumpur.
  2. Periksa kondisi minyak rem, karena kelembapan dapat mempengaruhi kinerja rem.
  3. Manfaatkan rem regeneratif sebanyak mungkin, tapi tetap lakukan pengereman hidrolik ringan untuk menjaga kebersihan kampas dan cakram.

Pemeriksaan Rem Ban Setelah Perjalanan Jauh

Selain itu, perjalanan jauh ketika memasuki libur juga membuat sistem pengereman bekerja lebih lama. Untuk itu, ada baiknya setelah melakukan perjalanan jauh tersebut, pemilik mobil melakukan pengecekan kondisi rem. 

Pertama mengecek kampas dan cakram, meskipun ausnya lebih lambat dibanding mobil konvensional, perawatan tetap penting terutama di musim hujan. Kedua, Pastikan rem regeneratif bekerja normal dan tidak ada peringatan di dashboard. Yang terakhir, lakukan servis rutin sesuai buku manual, karena sistem rem mobil listrik juga melibatkan sensor dan kontrol elektronik.

Sebagai penutup, perawatan ban mobil listrik di musim hujan tidak boleh dianggap sepele. Kondisi ban yang prima bukan hanya menunjang kenyamanan berkendara, tetapi juga berperan penting dalam menjaga daya cengkeram, efisiensi energi, serta keselamatan pengemudi dan penumpang.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya