Manchester United Seri Lawan Leeds, Eks Liverpool Ini Sebut Amorim tak Layak Tukangi Setan Merah

Jamie Carragher menilai Ruben Amorim tak cukup bagus untuk Manchester United usai hasil imbang kontra Leeds United.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 05 Januari 2026, 09:44 WIB
Bertandang ke markas Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Premier Inggris2024/2025, Manchester United takluk 0-2. (HENRY NICHOLLS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United kembali gagal membawa pulang kemenangan saat bertandang ke markas Leeds United pada pekan ke-20 Liga Inggris 2025/2026, Minggu (04/01/2026). Bermain di Elland Road, Setan Merah harus puas dengan skor imbang 1-1 setelah sempat tertinggal lebih dulu.

Kebuntuan laga baru pecah pada menit ke-62 ketika Brenden Aaronson membawa Leeds unggul lewat penyelesaian tenang di dalam kotak penalti. Gol tersebut sempat membuat tuan rumah berada di atas angin dan menekan pertahanan MU.

Manchester United merespons cepat hanya tiga menit berselang lewat gol Matheus Cunha pada menit ke-65. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai meski kedua tim sama-sama memiliki peluang di sisa waktu pertandingan.

Hasil ini membuat MU tetap tertahan di peringkat enam klasemen sementara dengan 31 poin dari 20 laga. Mereka kini tertinggal tiga angka dari Liverpool yang menempati posisi empat besar.


Carragher: Amorim Tak Cukup Baik untuk Manchester United

2. Jamie Carragher (7 gol bunuh diri) - Carragher memulai dan menghabiskan kariernya sepak bolanya bersama Liverpool. Bek asal Inggris ini pernah 7 kali melakukan gol bunuh diri di kompetisi Premier League. (AFP/Paul Ellis)

Penampilan Manchester United yang kembali gagal menang memicu kritik tajam dari Jamie Carragher. Mantan bek Liverpool itu secara terbuka meragukan kapasitas Ruben Amorim sebagai sosok yang tepat untuk menangani klub sebesar MU.

Carragher menilai performa United di bawah Amorim tidak menunjukkan perkembangan berarti. Catatan delapan kegagalan menang dari 11 laga terakhir Liga Inggris menjadi dasar utama kritik tersebut.

“Ia tidak cukup baik. Ia tidak cukup baik untuk menjadi manajer Manchester United. Saat ini, ia hampir tidak cukup kompeten untuk menjadi manajer Premier League,” ujar Carragher kepada Sky Sports.


Reaksi Keras Carragher atas Keluhan Amorim

Jamie Carragher. Semasa aktif bermain, Jamie Carrgaher hanya bermain untuk satu tim sepanjang kariernya, yaitu bersama Liverpool mulai 1996/1997 hingga 2012/2013. Ia total tampil dalam 737 laga bersama Liverpool di semua ajang dengan torehan 4 gol dan 18 assist. Usai pensiun, ia terjun sebagai komentator dan pundit di jaringan televisi Sky Sports mulai musim 2013/2014 bergabung bersama Grame Souness, Gary Neville dan Jamie Redknapp. Pada Juli 2020 ia melebarkan sayapnya ke jaringan televisi CBS Sports sebagai bagian dari tim yang mengulas khusus Liga Champions. (AFP/Pool/Peter Powell)

Sorotan Carragher juga tertuju pada pernyataan Amorim usai laga melawan Leeds. Pelatih berusia 40 tahun itu melontarkan respons panjang ketika ditanya soal dukungan dewan klub terhadap posisinya.

Amorim mengisyaratkan adanya ketegangan internal, khususnya terkait perannya yang disebut lebih sebagai pelatih kepala ketimbang manajer penuh. Hal tersebut dinilai Carragher sebagai sesuatu yang tidak pantas disampaikan ke ruang publik.

Carragher menilai keluhan Amorim hanya mengarah pada dua kemungkinan besar. Ia menyebut persoalan itu bisa berkaitan dengan bursa transfer Januari atau keraguan manajemen terhadap arah taktik yang diterapkan Amorim.

“[Keluhan Amorim] hanya bisa disebabkan oleh dua hal. Bisa jadi tentang bursa transfer Januari, bahwa ia tidak didukung, atau orang-orang di atasnya mempertanyakan bahwa ia plin-plan antara sistem yang berbeda,” kata Carragher.

 (Sky Sports)


Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya