Bocoran Desain Samsung Galaxy S26: Modul Kameranya Mirip Galaxy Z Fold?

Bocoran unit dummy Samsung Galaxy S26 mengungkap perubahan desain signifikan pada modul kamera yang kini menyerupai seri Galaxy Z Fold.

oleh Nariza Riskantia HayaDiterbitkan 02 Januari 2026, 06:09 WIB
Bocoran waktu peluncuran Samsung Galaxy S26 Series, diperkirakan Seri Galaxy S26 tidak akan hadir hingga akhir Februari. Samsung menyiapkan peluncuran global seri Galaxy S26 dengan tema AI di San Francisco, menandai kembalinya acara Unpacked ke kota tersebut setelah tiga tahun.

Liputan6.com, Jakarta - Samsung Galaxy S26 diperkirakan akan digelar pada Februari 2026. Menjelang ajang Galaxy Unpacked, bocoran terbaru memperlihat unit dummy Galaxy S26 yang mengungkap desain final ponsel flagship tersebut.

Mengutip Android Authority, Jumat (2/12/2025), seri Galaxy S26 akan terlihat sangat mirip dengan seri Galaxy S25.  Namun, satu perbedaan yang mencolok adalah tonjolan kamera pada ponsel seperti Galaxy Z Fold--tiga lensa kamera terbungkus tonjolan berbentuk pil. Desain ini berbeda dari generasi sebelumnya yang menampilkan kamera terpisah tanpa modul menyatu.

OnLeaks menerbitkan gambar yang diduga merupakan unit dummy untuk seri Galaxy S26. Unit dummy ini tidak berfungsi, tetapi dimaksudkan untuk mewakili desain dan dimensi akhir secara tepat. Tampilannya disebut konsisten dengan bocoran sebelumnya, termasuk render yang sempat muncul dalam build One UI 8.5 awal Desember 2025.

Salah satu cuitan OnLeaks menampilkan gambar yang tampak seperti unit dummy Galaxy S26 dan S26 Ultra. Unit-unit tersebut terlihat layaknya produk asli, namun terdapat detail yang menguatkan statusnya sebagai unit dummy--seperti absennya logo Samsung serta potongan bulat di bawah kamera periskop--yang pada model final biasanya berbentuk kotak.

Bocoran lain berupa video menampilkan Galaxy S26 Ultra dalam dua pilihan warna berbeda. Sekilas, perangkat tersebut tampak seperti ponsel sungguhan. Meski begitu, detail serupa pada modul kamera kembali mengindikasikan bahwa perangkat tersebut masih berupa unit dummy.

Walau acara Galaxy Unpacked diperkirakan tidak digelar pada Januari 2026, Samsung disebut akan memperkenalkan seri Galaxy S26 pada Februari 2026. Hingga saat ini, perusahaan asal Korea Selatan tersebut belum memberikan konfirmasi resmi terkait jadwal peluncuran.

Ukuran Layar Samsung Galaxy S26 Plus Disebut bakal Mirip dengan Versi Ultra

Samsung Galaxy S26 Ultra rumors are heating up! Check out leaks about the global release date, estimated price, and advanced specifications of this flagship smartphone.

Di sisi lain, Samsung dikabarkan sedang menyiapkan perubahan pada lini perangkat Galaxy S26 Plus. Bocoran terbaru menyebutkan ponsel ini berpeluang hadir dengan layar lebih besar dan terasa semakin mendekati varian Galaxy S26 Ultra.

Samsung sebelumnya diprediksi akan bermain aman pada jajaran Galaxy S26 dengan menghadirkan peningkatan minim dibandingkan seri Galaxy S25. Namun informasi terbaru mengindikasikan bahwa setidaknya Galaxy S26 Plus berpotensi tampil berbeda dari seri sebelumnya.

Mengutip Phone Arena, Senin (29/12/2025), menurut bocoran yang dibagikan Tech Informer, Samsung disebut akan meningkatkan ukuran layar Galaxy S26 Plus. Jika Galaxy S25 Plus hadir dengan layar 6,7 inci maka penerusnya diklaim mengusung 6,9 inci. Ukuran tersebut dikatakan setara dengan layar yang akan digunakan pada Galaxy S26 Ultra.

Apabila rumor ini benar, Galaxy S26 Plus akan menjadi perangkat dengan layar terbesar yang pernah dirilis Samsung. Peningkatan ini berpotensi membuat pengalaman visual dan produktivitas pengguna semakin mendekati kelas flagship tertinggi Samsung.

Tidak hanya soal layar, bocoran tersebut juga memuat informasi berbeda terkait kamera telefoto di seluruh seri Galaxy S26. Disebutkan bahwa Samsung akan menggunakan sensor 12MP untuk kamera zoom, berbeda dengan laporan sebelumnya yang menyebutkan sensor 10MP.

Hingga saat ini belum ada laporan lain yang menguatkan klaim mengenai layar Galaxy S26 Plus yang lebih besar. Jika satu spesifikasi terbukti keliru, tidak menutup kemungkinan detail lainnya juga kurang akurat.

Terlepas dari rumor tersebut, Samsung saat ini menjadi satu-satunya produsen besar yang masih mempertahankan varian “Plus”. Sebaliknya, Apple telah menghentikan model iPhone Plus setelah iPhone 16 Plus, sementara Google hanya menawarkan perangkat berukuran besar melalui Pixel 10 Pro XL.

Jika Galaxy S26 Plus benar hadir dengan layar mendekati versi Ultra dan harganya terjangkau, langkah ini dianggap menarik terlebih konsumen yang melirik ponsel berlayar besar tanpa harus membayar dengan harga flagship tertinggi.

Galaxy S26 Edge Tak Berlanjut, Samsung: Pasar HP Tipis Kurang Menjanjikan

Samsung Galaxy S25 Series. (Dok. Samsung Indonesia)

Samsunng dikabarkan mundur lebih cepat dan menghentikan pengembangan ponsel ultra tipis pertama mereka, Galaxy S26 Edge, lebih cepat dari yang diperkirakan.

Mengutip Gizmochina, Sabtu (27/12/2025), Samsung sebelumnya sempat mempertimbangkan untuk mengganti Galaxy S26 Plus dengan model Edge versi terbaru tahun 2026.

Rencana tersebut kemudian bergeser ke pendekatan wait and see. Kini, sejumlah sumber menyebut proyek tersebut telah dibatalkan sepenuhnya.

Keputusan ini tidak lepas dari respons pasar terhadap Galaxy S25 Edge. Menonjolkan desain sangat tipis sebagai nilai jual utama, nyatanya desain itu harus mengorbankan banyak hal.

Galaxy S26 Ege hanya dibekali baterai 3.900mAh. Kapasitas ini dinilai kurang memadai untuk penggunaan seharian, terutama di kelas flagship. Keluhan soal daya tahan baterai juga menjadi salah satu kritik paling sering muncul.

Hal lain di sektor kamera, di mana HP Android tertipis milik Samsung ini tidak memiliki lensa telefoto. Absennya kamera ini membatasi fleksibilitas fotografi, terutama untuk kebutuhan zoom.

Dalam laporan terpisah dari Oktober 2025, Apple juga disebut memangkas produksi iPhone Air hingga satu juta unit. Minimnya dorongan dari pesaing utama, membuat Samsung dinilai tidak memiliki alasan kuat untuk terus berinvestasi di segmen ponsel ultra tipis yang bersifat terbatas.

Meskipun baterai yang besar dikabarkan sedang dipertimbangkan untuk model Edge generasi berikutnya. Masih belum jelas apakah itu cukup untuk menawarkan daya tahan baterai seharian penuh dan mengubah sentimen pembeli.

Untuk saat ini, Samsung diperkirakan akan fokus pada desain unggulan yang lebih seimbang. Situasi ini, menunjukkan pergeseran industri yang lebih luas.

Meskipun ponsel ultra tipis menarik perhatian, konsumen tetap memprioritaskan daya tahan baterai, kinerja, dan kemudahan pengguna secara keseluruhan. Jika tren saat ini berlanjut, 2026 dapat menandai jeda atau akhir dari eksperimen ponsel unggulan ultra tipis untuk Samsung dan Apple.

Samsung Tak Sengaja Bocorkan Desain Galaxy S26 lewat Pembaruan One UI 8.5

Samsung Galaxy S25 Ultra. Liputan6.com/Agustinus Mario Damar

Samsung kembali menjadi perbincangan setelah tampilan desain seri Galaxy S26 tak sengaja muncul dalam pembaruan antarmuka One UI 8.5.

Kemunculan gambar tersebut sekaligus menegaskan bocoran yang sebelumnya dibagikan para pembocor informasi, menjelang peluncurannya yang diprediksi berlangsung pada awal 2026.

Dalam penelusuran terhadap sistem antarmuka terbaru yang dikutip Android Authority, Kamis (18/12/2025), ditemukan beberapa render yang menampilkan tiga model perangkat sekaligus.

Dua model dengan kode nama M1 dan M2 diketahui mengarah pada Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus. Sementara gambar lain berkode M3 diyakini sebagai Galaxy S26 Ultra.

Rancangan Galaxy S26 dan S26 Plus tampak konsisten dengan render yang sebelumnya diunggah Steve “OnLeaks” Hemmerstoffer. Kedua ponsel menampilkan modul kamera berbentuk pulau dengan tiga lensa yang ditata vertikal di bagian belakang.

Untuk Galaxy S26 Ultra, tampilannya juga konsisten dengan bocoran OnLeaks. Model tertinggi ini memperlihatkan tiga kamera utama yang disusun vertikal di dalam modul, ditambah dua sensor tambahan yang terpasang di sisi modul utama.

Selain desain, One UI 8.5 turut mengungkap petunjuk terkait kemampuan pengisian daya. Adanya referensi “Super Fast Wireless Charging” dan “Super Fast Charging 3.0” mengindikasikan peningkatan kecepatan pengisian, baik secara kabel maupun nirkabel, pada jajaran Galaxy S26.

Infografis Ponsel Black Market Diblokir via IMEI. (Liputan6.com/Triyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya