Chiesa di Liverpool: Kesempatan yang Hadir Hanya Karena Situasi Memaksa

Liverpool menghadapi keputusan baru Arne Slot setelah realita peran Federico Chiesa terlihat jelas saat laga melawan Wolves.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 30 Desember 2025, 12:27 WIB
Selebrasi Federico Chiesa usai mencetak gol bagi Liverpool ke gawang Bournemouth di Anfield, Sabtu (16/08/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Ian Hodgson).

Liputan6.com, Jakarta - Federico Chiesa akhirnya kembali ke susunan starter Liverpool di Liga Inggris. Pelatih Arne Slot memberi kesempatan langka itu saat melawan Wolves, laga yang datang di tengah keterbatasan opsi di sektor sayap.

Federico Chiesa hanya untuk kedua kalinya tampil sebagai starter liga sejak didatangkan dari Juventus pada 2023. Sebelumnya, ia bermain sejak menit awal dalam kekalahan tak menentukan di markas Brighton pada akhir musim lalu.

Kesempatan kali ini hadir bukan karena perubahan status, melainkan situasi yang memaksa. Absennya Mohamed Salah karena Piala Afrika serta hukuman larangan bermain untuk Dominik Szoboszlai membuka ruang yang selama ini tertutup rapat.


Kesempatan Langka Chiesa di Liverpool yang Tak Maksimal

Cameron Archer (Southampton) menahan Federico Chiesa (Liverpool) dalam laga putaran ketiga Carabao Cup di Anfield Stadium, 23 September 2025. (AP Photo/Jon Super)

Kondisi tim membuat Chiesa langsung dilempar ke pertandingan tanpa proses adaptasi bertahap. Namun, lawan yang dihadapi adalah salah satu tim dengan raihan poin terburuk di fase ini sehingga tuntutan tampil efektif tetap besar.

Laga kandang melawan Wolves sejatinya menjadi momen ideal untuk memberi kesan kuat. Performa tim yang mulai membaik juga seharusnya membantu pemain sayap menemukan ritme permainan.

Akan tetapi, kontribusi Chiesa nyaris tak meninggalkan jejak berarti sepanjang pertandingan. Penampilannya bahkan tak menjadi bahan pertanyaan dalam sesi pascalaga karena minimnya momen krusial.

Jeremie Frimpong justru terlihat lebih tajam, bahkan sebelum ia bergeser ke peran lebih menyerang. Kecepatan serta dorongan agresifnya memberi dimensi berbeda yang belum mampu dihadirkan Chiesa.


Realita Peran Chiesa di Liverpool Era Arne Slot

Pemain Liverpool, Federico Chiesa (kiri), merayakan kemenangan timnya atas Bournemouth bersama Arne Slot pada pekan 1 Premier League 2025/2026 di Anfied, Sabtu (16/8/2025) dini hari WIB. (Paul ELLIS / AFP)

Penilaian ini tidak berarti Chiesa kehilangan fungsi sepenuhnya dalam skuad. Namun, argumen untuk menempatkannya sebagai starter reguler belum menemukan dasar kuat.

Ada kecenderungan publik membayangkan pemain yang jarang tampil sebagai solusi instan. Kenyataannya, kualitas yang terlihat dari bangku cadangan sering kali lebih sesuai dengan kebutuhan taktis.

Chiesa tetap berharga sebagai pemain pengubah tempo ketika masuk di babak kedua. Pertandingan melawan Wolves menjelaskan alasan mengapa peran itu melekat selama 18 bulan terakhir.

Menjelang laga berikutnya, opsi di sisi kanan kembali menguat dengan pulihnya Bradley dan kembalinya Szoboszlai. Dalam kondisi normal seperti itu, memasukkan Chiesa ke dalam starting XI Liverpool akan menjadi keputusan yang mengejutkan.

Sumber: Liverpool.com


Klasemen Premier League/Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya