Bojan Hodak Buka Suara Usai Persib Tekuk PSM Makassar di BRI Super League: Kemenangan yang Sulit

Reaksi Bojan Hodak usai Persib Bandung menang 1-0 atas PSM Makassar dan naik ke puncak klasemen BRI Super League 2025/2026.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 27 Desember 2025, 23:43 WIB
Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung. (Dok. ileague.id)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, puas usai meraih kemenangan saat menjamu PSM Makassar pada laga tunda pekan ke-8 BRI Super League 2025/2026. Duel yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (27/12) malam WIB, berakhir dengan skor tipis 1-0.

Gol semata wayang Maung Bandung dicetak Andrew Jung pada menit ke-26. Gol tersebut hadir tak lama setelah Jung gagal memanfaatkan peluang lewat titik penalti.

Hasil ini membuat Persib mengoleksi 34 poin, sama dengan Borneo FC. Namun, Maung Bandung berhak berada di puncak klasemen karena unggul rekor head to head.

Di balik kemenangan tersebut, pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan bahwa laga melawan PSM jauh dari kata mudah dan membutuhkan kerja keras ekstra dari seluruh pemain.


Hodak: Sejak Awal Sudah Memprediksi Laga Sulit

Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung di BRI Super League 2025/26. (Dok. ileague.id)

Bojan Hodak mengakui bahwa PSM Makassar tampil sangat menyulitkan. Ia menyebut sejak awal sudah memprediksi duel tersebut akan berjalan ketat dan penuh tekanan.

"Saya sudah katakan ini sebelumnya, jika melawan PSM Makassar akan menjadi pertandingan yang sulit, dan itu terbukti," ungkap Hodak dikutip dari laman resmi klub.

Hodak juga menyinggung kegagalan penalti yang sempat membuat situasi menjadi menegangkan. Namun, ia bersyukur timnya mampu segera merespons dengan gol di babak pertama.

"Kami gagal menjadikan hukuman penalti menjadi gol, tapi kami bersyukur bisa mencetak gol setelahnya di babak pertama," sambungnya.


Apresiasi untuk Pemain, Terutama Lini Belakang

Persib Bandung vs PSM Makassar di BRI Liga 1 2024/2025. (Dok Persib Bandung)

Meski menang tipis, Hodak memberikan apresiasi penuh kepada anak asuhnya. Ia menilai para pemain mampu menjalankan instruksi dengan disiplin tinggi.

Pelatih asal Kroasia itu menyoroti penurunan permainan di babak kedua. Namun, ia memahami situasi tersebut karena tekanan dari PSM, terutama lewat bola mati.

"Memasuki babak kedua kami bermain sedikit menurun, lawan memiliki banyak kesempatan terutama melalui bola mati. Tapi, saya senang dan bangga dengan kinerja semua pemain, khususnya barisan pemain bertahan kita," pungkasnya.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persib dalam persaingan papan atas BRI Super League. Persib masih punya dua laga tersisa pada paruh pertama, termasuk lawan Persija Jakarta.

Sumber: Persib

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya