Liputan6.com, Jakarta - Arsenal akan menjamu Brighton & Hove Albion di Emirates Stadium pada Sabtu (27/12/2025) pukul 22.00 WIB, dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026. Pertandingan Arsenal vs Brighton krusial bagi The Gunners untuk menjaga posisi puncak klasemen sementara.
Mikel Arteta, manajer Arsenal, masih berambisi meraih gelar Premier League pertamanya sejak mengambil alih tim pada Desember 2019. Di bawah kepemimpinannya, Arsenal telah mengalami transformasi signifikan, menjadikannya salah satu tim terkuat di dunia sepak bola.
Advertisement
Arsenal memasuki periode sibuk akhir tahun ini dengan memimpin klasemen Premier League, sebuah posisi yang mereka raih kembali setelah kemenangan tipis 1-0 atas Everton pada 20 Desember 2025. Gol penalti penentu dari Viktor Gyokeres memastikan The Gunners kembali berada di atas Manchester City.
Performa Gemilang Arsenal di Puncak Klasemen
Arsenal berhasil memuncaki klasemen liga pada Hari Natal, sebuah pencapaian yang juga terjadi dalam dua dari empat musim terakhir. Ini adalah kelima kalinya Arsenal memimpin Premier League pada Hari Natal, meskipun pada empat kesempatan sebelumnya mereka gagal mengangkat trofi.
Di bawah asuhan Arteta, ini adalah kali ketiga The Gunners menduduki puncak klasemen saat Natal, setelah musim 2022–23 dan musim berikutnya, sebelum disalip oleh Manchester City. Musim ini, City kembali menjadi pesaing terdekat, terpaut dua poin.
Meskipun menghadapi banyak cedera, juara Inggris 13 kali ini tampil luar biasa musim ini, memenangkan 12 dari 17 pertandingan liga mereka. Mereka tetap tak terkalahkan di kandang dan hanya kehilangan poin dalam satu dari delapan pertandingan Premier League di Emirates, yaitu hasil imbang 1-1 dengan Manchester City pada September.
Arsenal telah mencetak 25 gol dan hanya kebobolan enam gol di kandang, menunjukkan pertahanan yang kokoh dan lini serang yang produktif. Mereka juga telah memenangkan lima pertandingan kandang terakhir mereka di Premier League.
Tantangan Brighton di Emirates Stadium
Brighton & Hove Albion datang ke pertandingan ini dengan berada di posisi tengah klasemen, menikmati musim yang relatif stabil di bawah Fabian Hurzeler. The Seagulls menunjukkan kilasan kualitas, namun belum memiliki konsistensi yang dibutuhkan untuk bersaing secara berkelanjutan dengan tim-tim papan atas Premier League.