Andreas Christensen dan Cerita Horor Bernama Cedera

Cedera kembali menghantui Andreas Christensen. Bek Barcelona asal Denmark itu punya riwayat masalah fisik mengerikan yang kini mengancam akhir kariernya di Camp

oleh Asad ArifinDiterbitkan 23 Desember 2025, 22:40 WIB
Bek baru Barcelona Andreas Christensen (tengah) berfoto memegang jersey barunya dengan Presiden Barcelona Joan Laporta (kiri) dan direktur olahraga Jordi Cruyff di Sant Joan Despi, 7 Juli 2022. (Pau BARRENA / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Masalah pertahanan Barcelona kembali bertambah pelik. Andreas Christensen kembali tumbang di tengah sesi latihan, memperpanjang kisah kelam cedera yang terus membayangi kariernya.

Bek asal Denmark itu mengalami cedera lutut kiri jelang laga kontra Villarreal. Insiden ini menjadi pukulan serius bagi Barcelona yang sudah kekurangan opsi di lini belakang.

Hasil pemeriksaan medis mengonfirmasi robekan sebagian ligamen anterior cruciate. Cedera tersebut tidak memerlukan operasi, tetapi tetap berdampak besar.

Christensen dipastikan menepi selama tiga hingga empat bulan. Situasi ini membuat Barcelona harus bersiap mengakhiri musim tanpa kontribusinya.


Cedera Terbaru dan Masa Depan yang Kian Suram

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, berbicara dengan Andreas Christensen saat pertandingan La Liga Spanyol melawan Rayo Vallecano di Stadion Vallecas, Madrid, Spanyol, Senin, 1 September 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Barcelona memilih jalur pemulihan konservatif untuk Christensen. Keputusan ini diambil demi menghindari risiko operasi besar.

Namun, waktu rehabilitasi yang panjang membuat peluangnya tampil lagi musim ini nyaris tertutup. Secara realistis, Barcelona mulai menyusun rencana tanpa namanya.

Kontrak Christensen sendiri berakhir pada akhir musim. Di internal klub, perpanjangan kontrak bukan prioritas utama.

Opsi perpanjangan satu tahun dengan gaji lebih rendah memang sempat dibahas. Namun, kondisi fisik terbaru membuat skenario itu kian menjauh.


Riwayat Cedera yang Menghantui Sejak Awal

Bek Royal Antwerp Jelle Bataille berebut bola dengan bek Barcelona Andreas Christensen pada laga matchday 1 Grup H Liga Champions 2023/2024 di Estadio Olimpico Lluis Companys, Rabu (20/9/2023) dini hari WIB. (AP Photo/Joan Monfort)

Masalah fisik bukan cerita baru bagi Christensen. Bahkan sebelum membela Barcelona, ia sudah akrab dengan cedera.

Pada musim pertamanya di Camp Nou, penyakit, masalah pergelangan kaki, dan cedera otot membuatnya absen 16 pertandingan. Ia hanya tampil 32 kali dengan satu gol dan satu assist.

Musim kedua terlihat lebih stabil. Christensen mencatat 42 penampilan meski masih diganggu masalah Achilles yang kambuhan.

Namun musim berikutnya menjadi titik nadir. Cedera Achilles kronis dan masalah otot membuatnya absen dalam 51 laga dan hanya bermain enam kali.


Operasi, dan Cedera yang Kembali Datang

Bek Barcelona, Andreas Christensen bereaksi usai bertanding melawan Manchester United pada pertandingan leg kedua playoff Liga Europa stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, Jumat (24/2/2023). Barcelona kalah dari Manchester dengan skor 2-1. (AFP/Oli Scarff)

Upaya pemulihan lewat operasi kecil pada Januari 2025 tak memberi dampak signifikan. Musim ini, cedera kembali datang silih berganti sebelum akhirnya robekan ACL menghentikan langkahnya.

Total, Christensen telah absen 81 pertandingan dan menghabiskan 339 hari di ruang perawatan. Jika tak kembali, jumlah laga yang ia lewatkan bisa mendekati angka 100—sebuah catatan horor dalam karier seorang bek elite.

Sumber: BarcaUniversal


Klasemen La Liga 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya