Mikel Arteta Puji Gabriel Jesus: Kembalinya Sang Bomber Bikin Serangan Arsenal Lebih Hidup

Mikel Arteta menilai kembalinya Gabriel Jesus membawa energi baru bagi skuad Arsenal, tepat menjelang periode krusial akhir tahun.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 23 Desember 2025, 11:09 WIB
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menghampiri striker timnya, Gabriel Jesus, setelah The Gunners hanya bermain imbang 3-3 dengan Southampton pada pekan ke-32 Premier League, Sabtu (22/4/2023) dini hari WIB. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Liputan6.com, Jakarta - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memberikan dukungan penuh kepada Gabriel Jesus yang disebutnya sebagai pemain “luar biasa” dan mampu mengeluarkan potensi terbaik lini serang The Gunners.

Kembalinya penyerang asal Brasil itu dinilai membawa energi baru bagi tim, tepat menjelang periode krusial akhir tahun.

Gabriel Jesus dipastikan siap tampil sebagai starter untuk pertama kalinya dalam hampir satu tahun. Striker berusia 28 tahun itu sempat menepi panjang setelah mengalami cedera lutut pada Januari lalu.

Kini, Jesus berpeluang kembali masuk starting XI saat Arsenal menghadapi Crystal Palace pada laga perempat final Carabao Cup, Rabu (24/12/2025) dini hari WIB.


Antusiasme Arteta

Mikel Arteta. Pelatih Arsenal asal Spanyol yang kini berusia 40 tahun ini menjadi pelatih termuda di Liga Inggris musim 2022/2023. Ia mulai menangani Arsenal pada 22 Desember 2019 menggantikan posisi pelatih caretaker Arsenal saat itu, Freddie Ljungberg. Sebelumnya Mikel Arteta menjadi asisten pelatih Pep Guardiola di Manchester City sejak 3 Juli 2016. Hingga 8 laga pada musim 2022/2023 ini Arsenal dibawanya menduduki puncak klasemen sementara dengan mengoleksi 21 poin dari hasil 7 kali menang dan 1 kali kalah. (AP/Kirsty Wigglesworth)

Arteta menyambut comeback Jesus dengan penuh antusias, terlebih karena kontribusi sang pemain tidak hanya terlihat di pertandingan, tetapi juga dalam sesi latihan. Menurut Arteta, kehadiran Jesus mampu menghubungkan antarlini dan menciptakan ketidakpastian bagi pertahanan lawan.

“Setiap hari di latihan terlihat betapa besar keinginannya. Dia pantas mendapatkan kesempatan,” ujar Arteta.

“Kualitas terbesarnya adalah kemampuannya menyatukan tim, membangun koneksi, dan membuat lawan ragu. Dia terlibat dalam banyak ruang kosong di lapangan, dan itu yang harus kami manfaatkan.”


Gabriel Jesus di Arsenal

Pemain Arsenal Gabriel Jesus berdoa setelah timnya meraih kemenangan dalam laga Liga Champions melawan Club Brugge di Bruges, Belgia, Kamis, 11 Desember 2025. (AP Photo/Omar Havana)

Gabriel Jesus didatangkan Arsenal dari Manchester City pada musim panas 2022 dengan nilai transfer sekitar 45 juta poundsterling. Sejak awal kedatangannya, Arteta sudah menilai Jesus sebagai pemain yang mampu “menciptakan kekacauan” di lini belakang lawan.

Bahkan setahun kemudian, Arteta menyebut kehadiran Jesus telah “mengubah dunia” Arsenal.

Namun, perjalanan Jesus di Emirates Stadium tidak selalu mulus. Cedera berkepanjangan membuatnya kesulitan menjaga konsistensi performa. Kini, tantangan semakin besar setelah Arsenal mendatangkan striker baru, Viktor Gyokeres, pada bursa transfer musim panas.

Selain itu, Kai Havertz dan Mikel Merino juga bisa menjadi alternatif untuk mengisi posisi ujung tombak.


Peran Gabriel Jesus di Arsenal

Pemain Arsenal Gabriel Jesus (kiri) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Brighton dan Hove Albion pada pertandingan sepak bola Liga Inggris di Emirates Stadium, London, Inggris, Minggu (17/12/2023). Arsenal memetik kemenangan 2-0 setelah sebelumnya selalu tumbang pada tiga pertemuan di kandang sendiri. (AP Photo/Ian Walton)

Meski persaingan semakin ketat, Arteta menegaskan bahwa Gabriel Jesus tetap memiliki peran penting di dalam skuad. “Saat pertama kali datang, dia mengangkat keyakinan, semangat, dan energi klub. Dia memberikan sesuatu yang berbeda dan itu sangat mengesankan,” kata Arteta.

Arteta juga menyoroti mentalitas petarung Jesus yang tak pernah padam meski dihantam cedera. Sang pemain dinilai selalu mempersiapkan diri dengan cara terbaik dan menunjukkan tekad kuat untuk kembali berkontribusi.

“Ia luar biasa. Semangat juangnya kembali, dan tim merasakannya sekarang. Kami harus memanfaatkannya,” tambah Arteta.

Kisah perjuangan Jesus bahkan meninggalkan kesan mendalam bagi sang manajer. Arteta mengungkapkan bahwa Jesus pernah menulis surat yang menggambarkan betapa pentingnya sepak bola dalam hidupnya. “Itu sesuatu yang indah,” tutur Arteta.

Sumber: The Sun


Klasemen Liga Inggris 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya