Barcelona Ragu Ambil Bek Tengah Baru di Bursa Januari, Kenapa?

Barcelona ragu merekrut bek tengah pada bursa Januari meski krisis pemain belakang. Cedera Christensen dan kondisi Araujo jadi faktor kunci.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 22 Desember 2025, 18:35 WIB
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, berbicara dengan Andreas Christensen saat pertandingan La Liga Spanyol melawan Rayo Vallecano di Stadion Vallecas, Madrid, Spanyol, Senin, 1 September 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona menghadapi situasi pelik di lini belakang seiring cedera Andreas Christensen pekan lalu. Barcelona kini kehilangan opsi penting karena bek asal Denmark itu diperkirakan menepi hingga empat bulan.

Kondisi tersebut terjadi di tengah absennya Ronald Araujo yang saat ini tidak tersedia karena alasan kesehatan mental. Situasi ini membuat stok bek tengah tim asal Catalunya berada pada level minimum.

Araujo memang diproyeksikan kembali setelah jeda Natal. Akan tetapi, masih ada tanda tanya terkait kondisi fisik dan kesiapan performanya ketika kembali ke lapangan.


Stok Bek Barcelona Menipis, Opsi Internal Terbatas

Kiper Barcelona, Wojciech Szczesny, meninju bola melewati Aurelien Tchouameni dari Real Madrid dan Eric Garcia dari Barcelona dalam pertandingan La Liga di Santiago Bernabeu, Minggu, 26 Oktober 2025. (AP Photo/Bernat Armangue)

Christensen menjadi satu-satunya bek tengah murni yang konsisten sebelum cedera terjadi. Cedera jangka panjang ini membuat pelatih Hansi Flick harus menyusun ulang struktur pertahanan tim.

Eric Garcia dalam beberapa laga terakhir lebih sering dipasang sebagai gelandang bertahan. Keputusan ini mengurangi alternatif di jantung pertahanan saat musim kembali bergulir.

Secara teknis, situasi tersebut membuka kebutuhan mendesak untuk menutup celah di sektor bek tengah. Namun, langkah merekrut pemain baru pada bursa Januari belum tentu diambil.

Pihak klub menilai solusi internal masih bisa dioptimalkan dalam jangka pendek. Pendekatan ini juga memberi waktu untuk menilai perkembangan kondisi Araujo secara menyeluruh.


Bursa Januari Tak Yakinkan Manajemen Barcelona

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, berbicara kepada para pemainnya dalam laga La Liga antara Levante dan Barcelona di Valencia, Spanyol, Sabtu, 23 Agustus 2025. (AP Photo/Alberto Saiz)

Menurut laporan media Spanyol, MARCA, manajemen Barcelona memiliki keraguan besar untuk masuk ke pasar transfer musim dingin. Hingga kini, belum ada keputusan final terkait perekrutan bek tengah baru.

Penilaian sementara menunjukkan opsi yang tersedia di pasar tidak sesuai dengan kebutuhan teknis tim. Faktor kualitas dan kecocokan taktik menjadi pertimbangan utama dalam proses ini.

Secara regulasi, klub sebenarnya memiliki peluang mendaftarkan pemain baru jika masa pemulihan Christensen melewati empat bulan. Proses tersebut harus melalui komisi medis La Liga dan tenggat administratif tertentu.

Dalam skema itu, klub bisa memanfaatkan 80 persen ruang gaji Christensen untuk mendaftarkan pemain anyar. Namun, fleksibilitas finansial tersebut tidak otomatis mendorong langkah agresif.

Hansi Flick dan jajaran olahraga sepakat untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan. Mereka menilai risiko rekrutmen tergesa pada Januari lebih besar dibanding manfaat jangka pendek.

Barcelona akan memantau situasi dalam beberapa pekan ke depan. Fokus utama tertuju pada pemulihan Araujo dan stabilitas tim menjelang fase krusial musim.

Sumber: MARCA, Barca Universal


Klasemen La Liga/Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya