Man Utd vs Bournemouth: Penyakit yang Kambuh dan Kekecewaan Amorim

Ruben Amorim menyebut laga Man United vs Bournemouth sebagai pertandingan gila usai seri 4-4. Soroti masalah konsentrasi dan buang peluang.

oleh Afdholud DzikryDiterbitkan 16 Desember 2025, 09:48 WIB
Luke Shaw berduel dengan Justin Kluivert di laga Manchester United vs Bournemouth, Selasa (16/12/2025) (AP Photo/Jon Super)

Liputan6.com, Jakarta - Ruben Amorim tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai Manchester United ditahan imbang Bournemouth dalam laga lanjutan Liga Inggris. Sang pelatih menilai Setan Merah seharusnya sudah bisa mengunci kemenangan sejak babak pertama usai.

Duel di Old Trafford ini berakhir dengan skor sama kuat 4-4 pada Selasa (16/12/2025) dini hari tadi WIB. Hujan gol mewarnai jalannya pertandingan yang memperlihatkan sisi terbaik sekaligus terburuk dari tuan rumah.

Man United sempat memimpin 1-0 dan 2-1 sebelum tertinggal 2-3 di awal babak kedua yang mengejutkan. Namun, Bruno Fernandes dan Matheus Cunha berhasil membalikkan keadaan menjadi 4-3 jelang akhir laga.

Sayangnya, kemenangan di depan mata buyar setelah Eli Junior Kroupi menyamakan kedudukan pada menit ke-84. Kiper Senne Lammens bahkan harus melakukan dua penyelamatan krusial di menit akhir untuk mengamankan satu poin.


Penyesalan Amorim di Babak Pertama

Manajer Manchester United, Ruben Amorim, seusai laga Liga Inggris melawan West Ham di Old Trafford, Jumat, 5 Desember 2025. (AP Photo/Ian Hodgson)

Hasil imbang ini terasa seperti kekalahan bagi pelatih Manchester United, Ruben Amorim. Ia merasa timnya membuang terlalu banyak peluang emas saat mendominasi permainan di paruh pertama.

Amorim menilai kegagalan memanfaatkan momentum awal menjadi biang kerok hilangnya dua poin penting di kandang. Padahal, United tampil sangat dominan dan menciptakan segudang peluang matang.

"Ini sungguh mengecewakan, kami benar-benar kecewa karena ini pertandingan gila. Mungkin terlihat seperti kami kehilangan dua poin di babak kedua, tapi saya pikir kami kehilangan poin itu di babak pertama," ujar Amorim kepada BBC Sport.

"Kami mendominasi dan menciptakan begitu banyak peluang. Kami seharusnya pergi ke jeda babak pertama dengan hasil yang berbeda, dan pada akhirnya kami pantas mendapatkan lebih," tambahnya.


Hiburan Bagi Penonton, Penderitaan Bagi Pelatih

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim memberikan instruksi pada Matheus Cunha di laga melawan Bournemouth, 16 Desember 2025. (AP Photo/Jon Super)

Di satu sisi, laga ini menjadi tontonan yang sangat menghibur bagi penggemar sepak bola netral. Namun bagi Amorim, hiburan saja tidak cukup karena publik Old Trafford menuntut kemenangan.

Performa tim sebenarnya sudah cukup baik dalam aspek serangan dan kreativitas permainan. Hanya saja, kurangnya ketajaman di depan gawang lawan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

"Orang-orang khususnya di Old Trafford ingin menang, tetapi mereka juga ingin terinspirasi melihat tim bermain sepak bola yang bagus. Kami melakukan itu dengan baik di momen-momen tertentu," kata Amorim.

Lanjut Baca:

"Itu adalah penampilan yang bagus tetapi kami harus lebih klinis karena menciptakan begitu banyak peluang," tegasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya