PPP Gelar Sholat Gaib dan Doa Bersama untuk Korban Bencana di Sumatra

Pimpinan Pesantren Az-Zawiyah, Kiai Syekh Ihyan Badruzaman, menilai kegiatan sholat ghaib dan doa bersama ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat penting, baik secara spiritual maupun sosial.

oleh Tim NewsDiterbitkan 15 Desember 2025, 05:00 WIB
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar sholat gaib dan istighosah kepada para korban bencana alam yang melanda wilayah Sumatera, meliputi Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh di Kantor DPP PPP, Minggu (14/12) malam (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar sholat gaib dan istighosah kepada para korban bencana alam yang melanda wilayah Sumatra, meliputi Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh di Kantor DPP PPP, Minggu (14/12) malam.

Menurut Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono, hal ini dilakukan sebagai bentuk doa dan solidaritas dan ikhtiar spiritual, juga wujud kepedulian kemanusiaan PPP terhadap saudara-saudara sebangsa yang tengah tertimpa musibah.

“Bencana yang terjadi bukan hanya duka bagi masyarakat di daerah terdampak, melainkan duka seluruh bangsa Indonesia. Melalui sholat gaib dan istighosah ini, kami mendoakan agar para korban diberikan kekuatan dan ketabahan. Musibah ini adalah musibah kita bersama, sehingga sudah sepatutnya seluruh elemen bangsa hadir dan peduli,” ujar Mardiono, seperti dikutip dari siaran pers, Senin (15/12/2025).

Mardiono menambahkan, selain doa bersama, para kader PPP juga hadir untuk membantu proses penanganan di lapangan. Dia memastikan, DPP PPP akan mengirimkan tim tanggap bencana yang melibatkan rekan-rekan Ligana beserta bantuan kemanusiaan berupa sembako, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya yang diharapkan dapat meringankan beban saudara-saudara di Sumatera.

“Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk berbelasungkawa dan berpartisipasi aktif dalam menghadapi musibah bencana alam,” jelas dia.

Mardiono menyatakan, bangsa Indonesia adalah bangsa yang menjunjung tinggi persaudaraan. Prinsipnya jelas, ringan sama dijinjing, berat sama dipikul. Karena hakikat, manusia adalah makhluk sosial, maka ketika saudara tertimpa musibah, maka semua wajib hadir dan membantu.

 

Istighosah

Sementara itu, Pimpinan Pesantren Az-Zawiyah yang turut hadir dalam kegiatan ini, Kiai Syekh Ihyan Badruzaman, menilai kegiatan sholat ghaib dan doa bersama yang digelar PPP merupakan bentuk kepedulian yang sangat penting, baik secara spiritual maupun sosial.

“Ini adalah wujud kepedulian terhadap sesama bangsa. Istighosah yang dibarengi dengan bantuan nyata insyaAllah membawa keberkahan. Kehadiran PPP di tengah masyarakat, terutama saat musibah, menjadi hal yang sangat dibutuhkan,” jelas Kiai Syekh Ihyan.

Sebagai informasi, melalui doa bersama dan aksi kemanusiaan ini, PPP berharap dapat menumbuhkan semangat solidaritas nasional serta memperkuat kebersamaan seluruh elemen bangsa dalam menghadapi berbagai ujian, demi Indonesia yang lebih kuat dan berdaya.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya