Liputan6.com, Jakarta - Arsenal semakin serius dalam usaha memperkuat sektor penjaga gawang setelah mengirim pemandu bakat untuk memantau Diant Ramaj, kiper Borussia Dortmund yang tengah tampil gemilang selama masa peminjaman di Heidenheim.
Pemain berusia 24 tahun tersebut menjadi sorotan berkat performanya yang stabil meski klubnya tengah berjuang menghindari degradasi di Bundesliga.
Advertisement
Ditribusi bola yang akurat, refleks cepat, serta kemampuannya menjaga ketenangan di bawah tekanan membuatnya dianggap cocok dengan tuntutan permainan modern versi Mikel Arteta.
Saat ini Arsenal mengandalkan David Raya, sementara Kepa Arrizabalaga berstatus pelapis. Namun, klub London Utara itu mulai pertimbangkan sosok yang lebih muda sebagai investasi jangka panjang.
Minat terhadap Ramaj masih pada tahap observasi, tanpa pendekatan resmi dengan Dortmund maupun sang pemain.
Pantau Ketat Sebagai Alternatif Masa Depan
Penampilan impresif Ramaj di Heidenheim membuat The Gunners semakin intens mengamatinya. Terutama karena sang kiper berhasil gantikan legenda klub, Kevin Muller, dengan performa konsisten.
Arsenal merasa profil Ramaj ideal untuk sistem yang mengutamakan keluarnya bola dari lini pertahanan. Di tengah stabilnya posisi David Raya dan kehadiran Kepa sebagai pelapis, klub tersebut tetap mencari kandidat baru yang dapat menjadi penerus jangka panjang.
Distribusi bola dan keberanian Ramaj dalam membaca situasi menjadi daya tarik utama. Meski begitu, Arsenal masih berada di tahap penjajakan tanpa ada negosiasi formal, sambil menilai peluang yang bakal terbuka ketika sang pemain kembali ke Dortmund pada akhir musim.
Jalani Musim Gemilang Tingkatkan Minat Klub Besar Eropa
Masa peminjaman Ramaj di Heidenheim menjadi titik balik penting dalam kariernya, setelah sebelumnya menimba ilmu di Eintracht Frankfurt, Ajax, dan Copenhagen.
Dortmund sendiri memproyeksikannya sebagai penjaga gawang masa depan dan mengikatnya dengan kontrak hingga 2029 sebelum meminjamkannya agar dapat menit bermain regular.
Di Bundesliga, ia memimpin statistik dalam total penyelamatan, mencerminkan beban pertahanan besar yang ditanggungnya. Kemampuan atletis, intervensi cepat, dan umpan progresifnya membuatnya menonjol di tim yang tengah berjuang menghindari zona merah.
Jika performanya terus konsisten hingga akhir musim, Dortmund bakal hadapi dilema besar, antara mempertahankannya sebagai calon starter atau membuka pintu bagi tawaran klub-klub yang butuhkan kiper modern.
Arsenal Bakal Pantau Sampai Kapan?
The Gunners diperkirakan terus mengamati perkembangan Ramaj hingga musim Bundesliga berakhir. Keputusan besar terkait posisi penjaga gawang akan diambil pada musim panas, terutama dengan ketidakpastian masa depan Kepa dan status Karl Hein yang sedang dipinjamkan.
Jika Gregor Kobel tetap menjadi pilihan utama Dortmund, peluang Ramaj hengkang semakin terbuka. Klub asuhan Arteta itu menilai Ramaj sebagai opsi ideal yang bisa mulai sebagai pelapis namun berpotensi menjadi penjaga gawang utama di masa depan.
Paruh kedua musim akan menjadi fase penting bagi Ramaj dalam menentukan nilai pasar serta masa depannya, baik di Dortmund maupun di klub peminat seperti Arsenal.